Langsung ke konten utama

13.2 - LAKUKAN PEKERJAAN BESAR || BERDAYAKAN RESOURCES YANG ADA

 Artikel ini merupakan REWRITE dari buku Best Seller  "ZERO to HERO (Mendahsyatkan Pribadi Biasa Menjadi Luar Biasa)"

Penulis - Solikhin Abu Izzudin

╼╾

Berdayakan Resources Yang Ada

    Kesempatan

"Ada dua nikmat yang kebanyakan manusia tertipu di dalamnya. kesehatan dan kesempatan." (HR. Bukhari dari Ibnu Abbas Rodhiyallahu 'Anhu)

    Kita punya resources yang teramat besar yakni kesempatan yang terhampar dan usia yang diberikan untuk diisi dengan prestasi besar. Rasulullah Sholallahu 'Alayhi Wa Sallam mengingatkan kita untuk selalu menggunakan kesempatan dan jangan tertipu di dalamnya.

Rasulullah Sholallahu 'alayhi Wa Sallam bersabda, "Raihlah lima perkara sebelum datangnya lima yang lain :

  1. Hidupmu sebelum matimu,
  2. Sehatmu sebelum sakitmu,
  3. Kesempatan sebelum sibukmu,
  4. Mudamu sebelum tuamu,
  5. Kayamu sebelum miskinmu.
(Shahih Jami'ush Shagir Al Albani hlm.1108 dari Ibnu Abbas Rhodhiyallahu 'anhu)

    Karena kesempatan yang ada di dunia terbatas, carilah cara-cara cerdas untuk berprestasi dan sukses tanpa batas. Atha' bin Abi Rabah pernah tidur di masjid selama 30 tahun untuk mencari ilmu. Al A'masy tidak pernah terlambat mengikuti takbiratul ihram selama 60 tahun. Ahmad bin Hanbal berjalan 30.000 mill untuk mencari hadits dan hafal satu juta atsar. Beliau telah mewariskan 40.000 hadits dalam musnadnya.

    Begitulah sebagian perjalanan orang-orang besar. Mereka orang-orang biasa tetapi prestasinya luar biasa, bisa dirasakan sepanjang masa.

    Sayang, kadang kita tidak mampu menggunakan kesempatan sehingga tak mampu meraih peluang yang datang. Apa sebabnya ?

    Suka menunda-nunda pekerjaan, sehingga menumpuk di satu waktu. Tidak memiliki skala proritas, sehingga kacau dalam tugas. Membuang-buang waktu untuk perbuatan yang yang tidak perlu. Ha ini telah dipaparkan dalam bahasan "mengapa kita sering kehilangan momentum." Kuncinya adalah kesungguhan menggunakan sumber daya yang ada dan momentum yang tersedia. Hasilnya Anda lihat saja dan bandingkan dengan umur kita : apa prestasi kita ?


Komentar

Postingan populer dari blog ini

HSI-SILSILAH 05 - HALAQOH 25 - Meninggalnya Orang-Orang Beriman Sebelum Hari Kiamat, Terbenamnya Tanah di Tiga Tempat dan Keluarnya Api dari Yaman

  السّلام عليكم ورحمة الله و بر كاته  ... الحمد لله و الصلاة والسلام على رسول الله و على اله و صحبه اجمعين ꜜꜜꜜ      Sebelum terjadinya hari kiamat, Allah Subhānahu wa Ta’āla akan mengirim angin yang mencabut nyawa semua orang yang beriman, sehingga tidak tersisa di dunia kecuali sejelek-jelek manusia.      Rasulullah shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda : “Kemudian Allah akan mengutus angin yang dingin dari arah Syam maka tidak ada seorang pun di bumi yang di dalam hatinya ada kebaikan atau iman meski sebesar biji sawi kecuali akan dicabut nyawanya oleh angin tersebut. Sampai seandainya salah seorang mereka masuk ke dalam gunung, niscaya angin tersebut akan masuk bersamanya dan mencabut nyawanya. Maka tersisalah sejelek-jelek manusia yang ringan berbuat kerusakan seperti ringannya burung dan mereka ganas dalam berbuat kezhaliman satu dengan yang lain seperti ganasnya hewan buas. Mereka tidak mengenal kebaikan dan tidak mengingkari kemungkaran.” ...

RIYADHUSH SHALIHIN - BAB IKHLAS DAN MENGHADIRKAN NIAT DALAM SEGALA PERBUATAN, PERKATAAN, DAN KEADAAN, BAIK YANG NAMPAK MAUPUN YANG TERSEMBUNYI

Referensi penjelasan detail : Ust.Khalid Basalamah        Ust. Syafiq Riza Basalamah ~~~~~~~~      Allah Ta'ala berfirman : وَمَآ اُمِرُوْٓا اِلَّا لِيَعْبُدُوا اللّٰهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ ەۙ حُنَفَاۤءَ وَيُقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَيُؤْتُوا الزَّكٰوةَ وَذٰلِكَ دِيْنُ الْقَيِّمَةِۗ   ۝٥ "Dan mereka tidak diperintahkan kecuali agar beribadah kepada Allah dengan mengikhlaskan²⁴ agama (ketaatan) kepadaNya juga menjadi orang-orang yang lurus,²⁵ dan juga agar mendirikan shalat dan menunaikkan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar)." (Qs. Al-Bayyinah : 5). ___ ²⁴ Saya katakan, Dalam ayat ini terdapat dalil wajibnya niat dalam seluruh ibadah, baik ibadah tersebut memang tujuan utama seperti shalat misalnya, maupun hanya sebagai perantara untuk ibadah lainnya seperti bersuci. Hal itu karena ikhlas tidak mungkin terjadi tanpa niat. Ini adalah madzhab mayoritas ulama, dan inilah yang benar, yang tidak ada keraguan tentangnya. ___ ²⁵ Y...

HSI-SILSILAH 01- HALAQOH 18 - MERAMAL NASIB DENGAN BINTANG

  السّلام عليكم ورحمة الله و بر كاته   ... الحمد لله و الصلاة والسلام على رسول الله و على اله و صحبه اجمعين ꜜꜜꜜ     Bintang adalah makhluk yang menunjukkan kebesaran Allah penciptanya, Allah telah mengabarkan di dalam Al-Qur'an bahwa bintang ini memiliki 3 faedah : Sebagai perhiasan langit, Sebagai pelempar setan, Sebagai petunjuk manusia, seperti ; Mengetahui arah utara atau selatan, Mengetahui arah daerah, Arah kiblat, atau Mengetahui kapan datangnya musim menanam, musim hujan, Dan lain-lain      Allah Subhanahu Wa Ta'ala tidak menciptakan bintang pun perkara yang lain selain 3 perkara yang di atas.     Seorang salaf Qotadah bin Di'amah As-Sadusi Rahimahullah seorang ulama yang meninggal kurang lebih pada tahun 110 Hijriah, beliau menjelaskan bahwa ;  " Barangsiapa yang meyakini bintang memiliki faedah yang laen selain 3 hal di atas, maka dia telah bersalah dan berbicara tanpa ilmu ". Ucapan ini dikeluarkan oleh Al-Imam Al-Bukhari...