Langsung ke konten utama

Postingan

HSI-SILSILAH 07 - HALAQOH 22 - Beramal, Ridha, dan Berserah Diri dengan Hukum-Hukum yang Belum Dihapus (Naskh) di Dalam Kitab-Kitab Allah

        السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله و صحبه أجمعين           Diantara cara beriman dengan kitab-kitab Allah; ⑷ Beramal, Ridha, dan berserah diri dengan hukum-hukum di dalam kitab-kitab tersebut, baik yang kita ketahui hikmahnya atau tidak.      Allah Subhānahu wa Ta’āla berfirman, وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلَا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَمْرًا أَنْ يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ وَمَنْ يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا مُبِينًا “ Dan tidak pantas bagi seorang yang beriman laki-laki dan wanita, apabila Allah dan Rasul-Nya sudah menetapkan sebuah perkara, kemudian mereka memiliki pilihan yang lain di dalam urusan mereka. Dan barangsiapa yang memaksiati Allah dan Rasul-Nya, maka sungguh telah sesat dengan kesesatan yang nyata. ” ( QS. Al-Ahzab : 36 )      Dan Allah berfirman, فَلَا وَرَبِّكَ لَا يُؤْمِنُونَ حَتَّى يُ...
Postingan terbaru

HSI-SILSILAH 07 - HALAQOH 21 - Membenarkan Kabar-Kabar yang Shahih di Dalam Kitab-kitab Allah

      السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله و صحبه أجمعين           Diantara cara beriman dengan kitab-kitab Allah; ⑶ Membenarkan kabar-kabar yang shahih di dalam kitab-kitab tersebut.      Seperti kabar-kabar di dalam Al-Qur’an dan kabar-kabar yang ada di dalam kitab-kitab sebelumnya yang belum diubah. ⇰ Maksudnya, wajib bagi orang yang beriman membenarkan: 1. Kabar-kabar yang ada di dalam Al-Qur’an seperti: Kisah-kisah umat terdahulu. Kejadian-kejadian di hari kiamat. Sifat-sifat surga dan neraka. Dan lain-lain. 2. Kabar-kabar yang ada di dalam kitab-kitab sebelumnya yang belum diubah. Dan barangsiapa yang mengingkarinya atau meragukannya maka sungguh dia telah kafir.      Adapun kabar-kabar yang ada di dalam kitab Taurat dan Injil setelah terjadi perubahan pada sebagian isinya maka kabar-kabar tersebut ada 3 macam  : 1. Kabar yang datang pembenarannya di dal...

HSI-SILSILAH 07 - HALAQOH 20 - Kitab Al-Qur’an Bagian 6

    السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله و صحبه أجمعين      Diantara Hak-hak Al-Qur’an: ❆ Ke Tiga| Mentadabburinya Allah telah menurunkan Al-Qur’an untuk dimengerti maknanya dan ditadabburi.      Allah Subhānahu wa Ta’āla berfirman, كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِيَدَّبَّرُوا آيَاتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُولُو الْأَلْبَابِ “ Kitab yang Kami turunkan kepadamu berbarakah supaya mereka mentadabburi ayat-ayatnya dan supaya orang-orang yang berakal mengingat. ” [Qs. Sad: 29] Orang yang tidak mentadabburi Al-Qur’an maka ini menunjukkan kesesatan hati.      Allah Subhānahu wa Ta’āla berfirman, أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآنَ أَمْ عَلَىٰ قُلُوبٍ أَقْفَالُهَا “ Apakah mereka tidak mentadaburi Al-Qur’an, ataukah di dalam hati-hati tersebut ada kunci-kuncinya. ” [Qs. Muhammad 24]      Semakin seseorang banyak mentadaburi Al-Qur’an dan memahami maknanya maka akan semakin ber...

Apakah Orang Junub Boleh Mengurus Pemakaman Jenazah ?

Mengantarkan jenazah ke liang lahat adalah amalan mulia yang dianjurkan. Namun, ada yang bertanya: “Kalau sedang junub, bolehkah ikut memakamkan jenazah?” Banyak yang mengira mandi junub wajib sebelum mengikuti prosesi pemakaman. Artikel ini membahas hukum syariat bagi orang junub yang ikut memakamkan jenazah agar jelas dan tidak ragu lagi. Pertanyaan: Saya belum sempat mandi junub tetapi ikut mengurus pemakaman jenazah. Bagaimana hukum syariat tentang hal ini? Terima kasih. Jawaban: Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah, keluarga, dan para sahabat beliau. Amma ba’du: Tidak mengapa bagi seseorang yang sedang junub untuk ikut mengantar jenazah dan membantu pemakamannya. Hal ini karena tidak disyaratkan untuk bersuci dari hadats besar maupun kecil dalam prosesi mengikuti jenazah ataupun memakamkannya. Adapun yang disyaratkan untuk bersuci dari kedua jenis hadats itu hanyalah ketika hendak shalat jenazah. Mungkin penanya yang mulia sedikit bingung de...

HSI-SILSILAH 07 - HALAQOH 19 - Kitab Al-Qur’an Bagian 5

  السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله و صحبه أجمعين      Sebagian nama-nama dan sifat-sifat Al-Qur’an yang telah berlalu menunjukkan tentang kedudukan dan keutamaan Al-Qur’an.      Oleh karena itu hendaklah seorang Muslim bersyukur kepada Allah yang telah menurunkan Al-Qur’an kepada kita. Dan diantara cara bersyukurnya adalah menunaikan hak-hak Al-Qur’an. Dan diantara hak-hak Al-Qur’an: ❆ Pertama | Membacanya dengan Tartil      Allah Subhānahu wa Ta’āla berfirman, وَرَتِّلِ الْقُرْآنَ تَرْتِيلًا “Dan hendaklah engkau mentartil Al-Qur’an dengan sebenar-benar tartil.” (QS Al-Muzzammil: 4) ↪ Mentartil artinya: Membaca dengan pelan. Membaca huruf-hurufnya dengan baik dan dengan memperhatikan: Tempat-tempat wakaf (berhentinya). Panjang pendeknya. Sebagaimana dahulu Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam membacanya.      Rasulullah shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda, الْمَاهِرُ بِال...

KISAH ORANG SHALIH - ABU DZAR AL-GHIFARI (Perjalanan panjang Mencari Kebenaran)

      ┈┈◅◁◈◈▷▻┈┈ ABU DZAR AL-GHIFARI Perjalanan panjang Mencari Kebenaran ┈┈◅◁◈◈▷▻┈┈     Dari Abdullah bin ash-Shamit Rodhiyallahu 'anhu, ia mengatakan bahwa Abu Dzar Rodhiyallahu 'anhu menuturkan,     "Kami keluar dari kaum kami (Ghifar); dan mereka menghalalkan bulan haram. Aku keluar bersama adikku, Unais, dan ibu kami. Kami singgah di rumah paman kami (dari pihak ibu). Paman kami itu memuliakan kami dan berbuat baik kepada kami, sehingga kaumnya iri hati terhadap kami. Kata mereka (kepada paman kami itu), 'Apabila kamu pergi meninggalkan keluargamu, maka Unais pergi menemui mereka'. Kemudian pamanku datang lalu meyampaikan kepada kami apa yang dikatakan kepadanya. Mendegar hal itu kami mengatakan, 'Kebaikan yang Anda perbuat selama ini telah Anda cemari. Kami tidak bisa meneruskan hubungan lagi denganmu'.     Kemudian kami mendekati sekawan unta kami dan mengangkat barang bawaan kami ke atasnya lalu menungganginya. Sedangkan paman kami me...

HSI-SILSILAH 07 - HALAQOH 18 - Kitab Al-Qur’an Bagian 4

  السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله و صحبه أجمعين      Allah ‘Azza wa Jalla juga menyifati Al-Quran dengan beberapa sifat yang memiliki makna yang agung yang juga menunjukkan keutamaannya. Diantara sifat-sifat tersebut: ✾ Sifat Pertama | ‘Aziz Artinya: yang mulia, dimuliakan oleh Allah dengan dijaga dari segala perubahan.      Allah Subhānahu wa Ta’āla berfirman, إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا بِالذِّكْرِ لَمَّا جَاءَهُمْ ۖ وَإِنَّهُ لَكِتَابٌ عَزِيزٌ “Sesungguhnya orang-orang yang ingkar dengan adz-dzikru (yaitu Al-Qur’an) ketika datang kepada mereka dan sesungguhnya dia adalah kitab yang mulia.” (QS Fushshilat: 41) ✾   Sifat Ke Dua | Majid Artinya: agung lagi mulia. ↬ Maksudnya: agung maknanya dan luas ilmunya.      Allah Subhānahu wa Ta’āla berfirman, بَلْ هُوَ قُرْآنٌ مَجِيدٌ “Bahkan dia adalah Al-Qur’an yang agung.” (QS Al-Buruj: 21) ✾   Sifat Ke Tiga | Karimun Artinya: mulia lag...