Langsung ke konten utama

11.4 - BE HERO ! LAKUKAN MAPPING || APA GUNANYA MAPPING ?

 Artikel ini merupakan REWRITE dari buku Best Seller  "ZERO to HERO (Mendahsyatkan Pribadi Biasa Menjadi Luar Biasa)"

Penulis - Solikhin Abu Izzudin

╼╾

Apa Gunanya Mapping ?

    Mungkin banyak yang mengolok-olok, kalau mencoret-coret buku dan kertas hanya buang-buang waktu. Namun tidak bagi kita yang berpokir positif. Tulisan atau coretan yang terdokumentasikan tentu akan bermanfaat pada saat yang tepat.

    Nah, lalu apa kegunaan mapping ini dalam melejitkan potensi ?

  1. Menjadi modal dasar sebelum melangkah. Yakni sebagai starting point yang menentukan langkah selanjutnya. "Koreksilah dirimu sendiri sebelum dihisab di hari kiamat nanti".
  2. Memiliki kejelasan apa yang harus dilakukan. Seperti Abu Hurairah. Ketika menyadari ketertinggalannya dalam berislam, maka ia proaktif "menyertai" seluruh kehidupan Nabi Sholallahu 'alayhi wa Sallam. Ia tidak menyia-nyiakan waktu umurnya yang sudah tua dan tidak menyesali kemiskinannya untuk senantiasa nempel lekat dengan Nabi sehingga ia dijuluki Abu Hurairah, bapaknya kucing, karena perilakunya yang selalu dekat Nabi kemanapun beliau pergi, bahkan membawakan sandal Nabi.
  3. Mapping adalah analisis kegagalan yang dituliskan. Ini akan mendidik kita lebih realistis dalam merencanakan sasaran dan merealisasikan tujuan. Setiap kita bisa belajar untuk membedah potensi seperti yang dilakukan Khalid. Masuk Islam terlambat bukan suatu kegagalan, karenanya ia berdayakan potensi untuk memberikan yang terbaik ia miliki untuk memberikan yang terbaik ia miliki untuk menebus dosa yang dilakukan sebelumnya. Khalid bin Walid yang memiliki keahlian dan strategi berperang yang ulung, setelah masuk Islam pun banyak menyumbangkan keahliannya itu di dalam jihad.
  4. Agar memiliki skala prioritas dalam melangkah. Setelah memetakan diri, ditemukan skala prioritas amal yang bisa dilakukan. Kita kan punya keunggulan dan kekurangan, nah bila sudah kita ketahui lejitkan kelebihan untuk menutupi kekurangan, ubah hambatan dan ancaman menjadi peluang, ubah cara pandang berbeda untuk melakukan langkah tepat. Misalnya Bilal bin Rabbah. Ia menyadari keterbatasan dirinya. Maka ia tentukan suatu amal yang menjadi wirid atau amalan rutinnya, yaitu selalu menjaga wudhu dan shalat sunnah dua rakaat setelahnya. Ibunda Imam Syafi'i menggunakan seluruh hartanya untuk mendidik Imam Syafi'i kecil menjadi ulama' besar. Beliau relakan diri untuk selalu menemani Imam Syafi'i dengan tinggal di Makkah.
  5. Agar selalu mendayagunakan potensinya tersebut untuk berprestasi sebanyak-banyaknya. Dr. Aidh Al Qarni mengatakan, "Orang mukmin tidak terlepas dari akal yang senantiasa berfikir, pandangan yang memberi pelajaran, lisan yang berdzikir, hati yang bersyukur dan bersungguh-sungguh dalam bekerja."
  6. Mapping sangat penting untuk mendahsyatkan diri. Ini merupakan kerja besar. Karenanya perlu direncanakan dengan baik. Sayyidina Ali berpesan, "Barangsiapa yang mengenali dirinya maka dia akan mengenal Rabbnya." "Kenalilah kebenaran, maka engkau akan mengenali ahlinya, orang yang komitmen untuk melakukannya." Itulah mengapa mapping menjadi penting.
  7. Mapping akan berguna untuk mengoreksi kesalahan diri. Apabila semua tahapan sudah dijalani, bisa dicari di mana terjadi trouble dan kesalahan, sehingga mudah untuk melakukan perbaikan. Dalam bidang kedokteran ada scan maupun rontgen untuk mengetahui letak dan bentuk penyakit lalu memberikan perlakukan yang tepat.
    Kini, saya persilahkan Anda untuk melakukan mapping terhadap cita-cita besar Anda ! Mulailah dari yang terakhir yang terbesar yang ingin dicapai. Kemudian bagilah tahapan jangka panjang, jangka menengah, jangka pendek. Ada kata-kata kunci untuk melakukan mapping ini :

Begin with end of mind mulailah dari tujuan akhir kita.

Think globally act locally, think big start small, berpikir global, kerjakan yang lokal, berpikir besar dan mulailah dari yang kecil.

 

Act now, start from yourself, bekerjalah sekarang, mulailah dari diri sendiri.

Think first do fast, terdepan dalam berpikir dan tercepat dalam berbuat.

Belajar cepat dab bekerja lama.


Tulislah apa yang akan Anda kerjakan, lalu

Kerjakan apa yang Anda tuliskan, lalu

Dokumentasikan apa yang telah Anda kerjakan.


Open your mind, open your hand, open your heart, open yourself, bukalah pikiran Anda, buka tangan Anda, buka hatimu, buka dirimu.


Next Episode → 12 - DAHSYATKAN POTENSI DIRIMU

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RIYADHUSH SHALIHIN - BAB IKHLAS DAN MENGHADIRKAN NIAT DALAM SEGALA PERBUATAN, PERKATAAN, DAN KEADAAN, BAIK YANG NAMPAK MAUPUN YANG TERSEMBUNYI

Referensi penjelasan detail : Ust.Khalid Basalamah        Ust. Syafiq Riza Basalamah ~~~~~~~~      Allah Ta'ala berfirman : وَمَآ اُمِرُوْٓا اِلَّا لِيَعْبُدُوا اللّٰهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ ەۙ حُنَفَاۤءَ وَيُقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَيُؤْتُوا الزَّكٰوةَ وَذٰلِكَ دِيْنُ الْقَيِّمَةِۗ   ۝٥ "Dan mereka tidak diperintahkan kecuali agar beribadah kepada Allah dengan mengikhlaskan²⁴ agama (ketaatan) kepadaNya juga menjadi orang-orang yang lurus,²⁵ dan juga agar mendirikan shalat dan menunaikkan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar)." (Qs. Al-Bayyinah : 5). ___ ²⁴ Saya katakan, Dalam ayat ini terdapat dalil wajibnya niat dalam seluruh ibadah, baik ibadah tersebut memang tujuan utama seperti shalat misalnya, maupun hanya sebagai perantara untuk ibadah lainnya seperti bersuci. Hal itu karena ikhlas tidak mungkin terjadi tanpa niat. Ini adalah madzhab mayoritas ulama, dan inilah yang benar, yang tidak ada keraguan tentangnya. ___ ²⁵ Y...

HSI-SILSILAH 05 - HALAQOH 14 - Tanda-Tanda Besar Dekatnya Hari Kiamat

 السّلام عليكم ورحمة الله و بر كاته  ... الحمد لله و الصلاة والسلام على رسول الله و على اله و صحبه اجمعين ꜜꜜꜜ Tanda-tanda besar dekatnya hari kiamat adalah 10 tanda menjelang datangnya hari kiamat. Yang apabila sudah muncul 10 tanda tersebut, maka akan terjadilah hari kiamat. Tanda-tanda besar tersebut apabila muncul satu, maka akan segera diikuti oleh yang lain. Suatu saat Nabi Muhammad shallallāhu ‘alayhi wa sallam melihat para Shahābat sedang saling berbicara.      Maka Beliau bertanya, “Apa yang sedang kalian bicarakan?”      Merekapun menjawab, “Kami sedang mengingat hari kiamat.”      Maka, Beliau Shallallāhu ‘Alayhi wa Sallam bersabda : إِنَّهَا لَنْ تَقُومَ حَتَّى تَرَوْنَ قَبْلَهَا عَشْرَ آيَاتٍ “Sesungguhnya tidak akan bangkit hari kiamat tersebut sampai kalian melihat sebelumnya 10 tanda-tanda.” Kemudian Beliau Shallallāhu ‘Alayhi wa Sallam menyebutkan 10 tanda tersebut. Asap Dajjal Daabbah (seekor hewan melata) Terbitnya...

#I.1 BERHENTI MENJADI "PEOPLE PLEASER !" - Tentang Kapan Harus Peduli dan Kapan Harus Tidak Ambil Pusing

Ajukan pertanyaan berikut kepada diri sendiri : Apakah saya stres, memiliki jadwal yang terlalu padat, dan/ atau merasa kewalahan ? Jika jawabannya "ya" untuk yang mana pun, berhentilah sejenak dan tanyakan : Mengapa ? Saya berani menebak jawaban yaitu : karena Anda terlalu banyak ambil pusing. Atau, lebih spesifik, karena Anda berpikir Anda wajib memusingkan semuanya. Saya siap membantu. Di sepanjang Artikel ini dan lanjutannya, Anda akan melihat istilah ambil pusing digunakan dalam dua cara : * Ada makna tidak formal dari sikap peduli terhadap sesuatu, yang dipertimbangkan untuk Langkah 1 (memutuskan apa yang tidak usah Anda pusingkan). * Ada makna harfiah dari sikap sungguh peduli kepada seseorang atau sesuatu, dalam bentuk waktu, energi, dan/ atau uang. Ini dipertimbangkan untuk Langkah 2 (tidak ambil pusing tentang semua itu). Dalam kedua makna tadi, cara satu-satunya untuk mengubah hidup Anda menjadi lebih baik adalah dengan berhenti ambil pusing atas banyak di antarany...