Langsung ke konten utama

HSI-SILSILAH 07 - HALAQOH 20 - Kitab Al-Qur’an Bagian 6

  السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله و صحبه أجمعين

    Diantara Hak-hak Al-Qur’an:

Ke Tiga| Mentadabburinya
Allah telah menurunkan Al-Qur’an untuk dimengerti maknanya dan ditadabburi.
    Allah Subhānahu wa Ta’āla berfirman,

كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِيَدَّبَّرُوا آيَاتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُولُو الْأَلْبَابِ

Kitab yang Kami turunkan kepadamu berbarakah supaya mereka mentadabburi ayat-ayatnya dan supaya orang-orang yang berakal mengingat.[Qs. Sad: 29]

Orang yang tidak mentadabburi Al-Qur’an maka ini menunjukkan kesesatan hati.
    Allah Subhānahu wa Ta’āla berfirman,

أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآنَ أَمْ عَلَىٰ قُلُوبٍ أَقْفَالُهَا

Apakah mereka tidak mentadaburi Al-Qur’an, ataukah di dalam hati-hati tersebut ada kunci-kuncinya.[Qs. Muhammad 24]

    Semakin seseorang banyak mentadaburi Al-Qur’an dan memahami maknanya maka akan semakin bertambah keimanannya, keyakinannya, dan kedekatannya kepada Allah.
    Semakin yakin tentang kebenaran agama ini dan semakin yakin bahwa Al-Qur’an adalah dari Allah Ta’ala.

    Oleh karena itu seyogyanya seorang muslim dan muslimah mempelajari bahasa Arab yang dengannya dia bisa memahami Al-Qur’an dan meluangkan waktunya untuk memikirkan dan mentadabburi ayat-ayat Allah, membaca tafsir-tafsir Al-Qur’an yang sesuai dengan akidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah seperti:
Tafsir Muyyasar
Yang diterbitkan Kompleks Percetakan Al-Qur’an Raja Fahd di Madinah dan ini adalah Tafsir yang ringkas.
↪ Tafsir Ibnu Katsir
Untuk tafsir yang agak luas

    Dan mengikuti kajian-kajian yang membahas tentang Tafsir Al-Qur’an dengan pemahaman yang benar, pemahaman para sahabat dan para salaf.

    Dan Apabila seseorang ingin membaca terjemah Al-Qur’an di dalam bahasa Indonesia maka hendaklah dia berusaha untuk memilih terjemah yang paling bagus yang sesuai dengan pemahaman yang benar, seperti :
    Terjemah Al-Qur’an dalam bahasa Indonesia yang dicetak oleh Kompleks percetakan Al-Qur’an Raja Fahd di kota Madinah.

    Dan perlu dia mengetahui bahwasanya tidak ada terjemah yang tidak memiliki kekurangan karena terjemah adalah amalan manusia.

Diantara hak-hak Al-Qur’an adalah:
❆ Ke Empat | Mengamalkannya
    Al-Qur’an tidaklah diturunkan hanya sekedar dibaca dengan tartil dan tajwid, dihafal, dan ditadabburi, akan tetapi juga:

  • Diamalkan
  • Dilaksanakan perintahnya
  • Dijauhi larangannya
  • Dibenarkan kabar-kabarnya, baik di dalam masalah akidah, ibadah, akhlaq, muamalah dan lain-lain.

    Dahulu, para sahabat radhiyallāhu ‘anhum selain membaca Al-Qur’an dan mengilmui, mereka juga mengamalkan.
    Berkata ‘Abdullah Ibnu Mas’ud radhiyallāhu ‘anhu,

كَانَ الرَّجُلُ مِنَّا إِذَا تَعَلَّمَ عَشْرَ آيَاتٍ لَمْ يُجَاوِزْهُنَّ حَتَّى يَعْرِفَ مَعَانِيَهُنَّ وَالْعَمَلَ بِهِنَّ

Dahulu seseorang dari kalangan kami (yaitu para sahabat) apabila mempelajari 10 ayat maka dia tidak meninggalkannya sehingga mempelajari maknanya dan beramal dengannya.

⛭ Kalau kita tidak mengamalkan Al-Qur’an maka Al-Qur’an bisa menjadi hujjah atas kita.
    Rasulullah shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda,

وَالْقُرْآنُ حُجَّةٌ لَكَ أَوْ عَلَيْكَ

Dan Al-Qur’an menjadi hujjah untukmu atau atasmu.(HR Muslim)


↪ Menjadi hujjah untukmu yaitu apabila kita amalkan maka bisa bermanfaat bagi kita di hari kiamat.
↪ Menjadi hujjah atasmu yaitu apabila tidak kita amalkan maka akan memudharati kita di hari kiamat.

    Kita memohon kepada Allah ‘Azza wa Jalla semoga Allah menjadikan kita termasuk orang-orang yang memiliki perhatian yang besar terhadap Al-Qur’an, baik membaca dengan tartil, menghafal, memuraja’ah, mentadabburi, maupun mengamalkannya.

    Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.


والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

Abdullah Roy

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HSI-SILSILAH 05 - HALAQOH 25 - Meninggalnya Orang-Orang Beriman Sebelum Hari Kiamat, Terbenamnya Tanah di Tiga Tempat dan Keluarnya Api dari Yaman

  السّلام عليكم ورحمة الله و بر كاته  ... الحمد لله و الصلاة والسلام على رسول الله و على اله و صحبه اجمعين ꜜꜜꜜ      Sebelum terjadinya hari kiamat, Allah Subhānahu wa Ta’āla akan mengirim angin yang mencabut nyawa semua orang yang beriman, sehingga tidak tersisa di dunia kecuali sejelek-jelek manusia.      Rasulullah shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda : “Kemudian Allah akan mengutus angin yang dingin dari arah Syam maka tidak ada seorang pun di bumi yang di dalam hatinya ada kebaikan atau iman meski sebesar biji sawi kecuali akan dicabut nyawanya oleh angin tersebut. Sampai seandainya salah seorang mereka masuk ke dalam gunung, niscaya angin tersebut akan masuk bersamanya dan mencabut nyawanya. Maka tersisalah sejelek-jelek manusia yang ringan berbuat kerusakan seperti ringannya burung dan mereka ganas dalam berbuat kezhaliman satu dengan yang lain seperti ganasnya hewan buas. Mereka tidak mengenal kebaikan dan tidak mengingkari kemungkaran.” ...

RIYADHUSH SHALIHIN - BAB IKHLAS DAN MENGHADIRKAN NIAT DALAM SEGALA PERBUATAN, PERKATAAN, DAN KEADAAN, BAIK YANG NAMPAK MAUPUN YANG TERSEMBUNYI

Referensi penjelasan detail : Ust.Khalid Basalamah        Ust. Syafiq Riza Basalamah ~~~~~~~~      Allah Ta'ala berfirman : وَمَآ اُمِرُوْٓا اِلَّا لِيَعْبُدُوا اللّٰهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ ەۙ حُنَفَاۤءَ وَيُقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَيُؤْتُوا الزَّكٰوةَ وَذٰلِكَ دِيْنُ الْقَيِّمَةِۗ   ۝٥ "Dan mereka tidak diperintahkan kecuali agar beribadah kepada Allah dengan mengikhlaskan²⁴ agama (ketaatan) kepadaNya juga menjadi orang-orang yang lurus,²⁵ dan juga agar mendirikan shalat dan menunaikkan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar)." (Qs. Al-Bayyinah : 5). ___ ²⁴ Saya katakan, Dalam ayat ini terdapat dalil wajibnya niat dalam seluruh ibadah, baik ibadah tersebut memang tujuan utama seperti shalat misalnya, maupun hanya sebagai perantara untuk ibadah lainnya seperti bersuci. Hal itu karena ikhlas tidak mungkin terjadi tanpa niat. Ini adalah madzhab mayoritas ulama, dan inilah yang benar, yang tidak ada keraguan tentangnya. ___ ²⁵ Y...

HSI-SILSILAH 01- HALAQOH 18 - MERAMAL NASIB DENGAN BINTANG

  السّلام عليكم ورحمة الله و بر كاته   ... الحمد لله و الصلاة والسلام على رسول الله و على اله و صحبه اجمعين ꜜꜜꜜ     Bintang adalah makhluk yang menunjukkan kebesaran Allah penciptanya, Allah telah mengabarkan di dalam Al-Qur'an bahwa bintang ini memiliki 3 faedah : Sebagai perhiasan langit, Sebagai pelempar setan, Sebagai petunjuk manusia, seperti ; Mengetahui arah utara atau selatan, Mengetahui arah daerah, Arah kiblat, atau Mengetahui kapan datangnya musim menanam, musim hujan, Dan lain-lain      Allah Subhanahu Wa Ta'ala tidak menciptakan bintang pun perkara yang lain selain 3 perkara yang di atas.     Seorang salaf Qotadah bin Di'amah As-Sadusi Rahimahullah seorang ulama yang meninggal kurang lebih pada tahun 110 Hijriah, beliau menjelaskan bahwa ;  " Barangsiapa yang meyakini bintang memiliki faedah yang laen selain 3 hal di atas, maka dia telah bersalah dan berbicara tanpa ilmu ". Ucapan ini dikeluarkan oleh Al-Imam Al-Bukhari...