Langsung ke konten utama

HSI-SILSILAH 07 - HALAQOH 08 - Kitab At-Taurah (Kitab Taurat) Bagian 1

 السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله و صحبه أجمعين

At-Tauraatu (التَّوْرَاةُ) berasal dari bahasa Ibrani yang artinya ajaran.

Diantara kabar yang kita ketahui tentang Taurat di dalam Al-Qur’an dan Al-Hadits:
⧪ Pertama | Kitab At-Taurah/Taurat ini diturunkan kepada Nabi Musa ‘alayhissalām
    Allah berfirman,

وَلَقَدْ آتَيْنَا مُوسَى الْكِتَابَ وَقَفَّيْنَا مِنْ بَعْدِهِ بِالرُّسُلِ ۖ

“Dan sungguh Kami telah berikan kepada Musa Al-Kitab (Kitab Taurat) dan Kami susulkan setelahnya dengan Rasul-rasul.” (QS Al-Baqarah: 87)

    Rasulullah shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda,

الْتَقَى آدَمُ وَمُوسَى ، فَقَالَ مُوسَى لآدَمَ : آنْتَ الَّذِي أَشْقَيْتَ النَّاسَ ، وَأَخْرَجْتَهُمْ مِنَ الْجَنَّةِ ، َقَالَ آدَمُ : أَنْتَ مُوسَى الَّذِي اصْطَفَاكَ اللَّهُ بِرِسَالَتِهِ ، وَاصْطَفَاكَ لِنَفْسِهِ ، وَأَنْزَلَ عَلَيْكَ التَّوْرَاةَ ؟ قَالَ : نَعَمْ ،

“Bertemu Adam dan Musa, maka berkata Musa kepada Adam, ‘Apakah engkau adalah Adam yang telah menyengsarakan manusia dan mengeluarkan mereka dari surga?’ Adam berkata, ‘Apakah engkau adalah Musa yang Allah telah memilihmu dengan risalah-Nya dan memilihmu untuk diri-Nya dan menurunkan kepadamu Kitab Taurat?’ Musa berkata, ‘Ya’.” (HR Bukhari dan Muslim)

 Kedua | Disana ada beberapa kata di dalam Al-Qur’an yang Allah gunakan untuk mengungkapkan kitab Taurat ini.

    1) At-Taurah
Dan ini yang paling banyak Allah pakai di dalam Al-Qur’an.
    Diantaranya, Allah berfirman,

نَزَّلَ عَلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ وَأَنزَلَ التَّوْرَاةَ وَالْإِنجِيلَ

“Dia telah menurunkan atasmu Al-Kitab (yaitu Al-Qur’an) dengan benar, membenarkan kitab-kitab sebelumnya dan Dialah yang telah menurunkan Taurat dan Injil.” (QS Ali ‘Imran: 3)

Diantara nama lain Taurat adalah:

    2) Al-Kitab
Allah berfirman,

وَلَقَدْ آتَيْنَا مُوسَى الْكِتَابَ وَقَفَّيْنَا مِنْ بَعْدِهِ بِالرُّسُلِ ۖ

“Dan sungguh Kami telah berikan kepada Musa Al Kitab (yaitu Taurat) dan Kami susulkan setelahnya dengan rasul-rasul.” (QS Al-Baqarah: 87)

    3) Al-Furqan
Allah berfirman,

وَلَقَدْ آتَيْنَا مُوسَىٰ وَهَارُونَ الْفُرْقَانَ وَضِيَاءً وَذِكْرًا لِّلْمُتَّقِينَ

“Dan sungguh Kami telah berikan kepada Musa dan Harun, Al-Furqan (yaitu Taurat) dan cahaya serta peringatan bagi orang-orang yang bertaqwa.” (QS Al-Anbiya: 48)

    4) Kitab Musa
Allah berfirman,

وَمِنْ قَبْلِهِ كِتَابُ مُوسَى إِمَامًا وَرَحْمَةً

“Dan sebelum Al-Qur’an adalah kitab Musa sebagai imam dan rahmat.” (QS Al-Ahqaf: 12)

Diantara nama lain dari At-Taurat adalah:
    5) AL-Alwah
Allah berfirman,

وَكَتَبْنَا لَهُ فِي الأَلْوَاحِ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ مَوْعِظَةً وَتَفْصِيلاً لِكُلِّ شَيْءٍ

“Dan Kami telah menulis untuknya (yaitu untuk Musa) di dalam Al-Alwah (yaitu Taurat) segala sesuatu sebagai nasihat dan perincian untuk segala sesuatu.” (QS Al-A’raf: 145)

    Dan di dalam sebuah riwayat yang lain di dalam Shahih Muslim dari kisah percakapan antara Nabi Adam dan Musa ‘alayhimassalām.
    Nabi Adam berkata kepada Musa,

وأعطاك الألواح فيها تبيان كل شيء

“Dan Allah memberimu Al-Alwah, di dalamnya penjelasan segala sesuatu.”

    6) Shuhuf Musa
Menurut sebagian ulama yang berpendapat bahwa Shuhuf Musa adalah Taurat.

    Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.


والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

Abdullah Roy

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RIYADHUSH SHALIHIN - BAB IKHLAS DAN MENGHADIRKAN NIAT DALAM SEGALA PERBUATAN, PERKATAAN, DAN KEADAAN, BAIK YANG NAMPAK MAUPUN YANG TERSEMBUNYI

Referensi penjelasan detail : Ust.Khalid Basalamah        Ust. Syafiq Riza Basalamah ~~~~~~~~      Allah Ta'ala berfirman : وَمَآ اُمِرُوْٓا اِلَّا لِيَعْبُدُوا اللّٰهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ ەۙ حُنَفَاۤءَ وَيُقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَيُؤْتُوا الزَّكٰوةَ وَذٰلِكَ دِيْنُ الْقَيِّمَةِۗ   ۝٥ "Dan mereka tidak diperintahkan kecuali agar beribadah kepada Allah dengan mengikhlaskan²⁴ agama (ketaatan) kepadaNya juga menjadi orang-orang yang lurus,²⁵ dan juga agar mendirikan shalat dan menunaikkan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar)." (Qs. Al-Bayyinah : 5). ___ ²⁴ Saya katakan, Dalam ayat ini terdapat dalil wajibnya niat dalam seluruh ibadah, baik ibadah tersebut memang tujuan utama seperti shalat misalnya, maupun hanya sebagai perantara untuk ibadah lainnya seperti bersuci. Hal itu karena ikhlas tidak mungkin terjadi tanpa niat. Ini adalah madzhab mayoritas ulama, dan inilah yang benar, yang tidak ada keraguan tentangnya. ___ ²⁵ Y...

HSI-SILSILAH 05 - HALAQOH 14 - Tanda-Tanda Besar Dekatnya Hari Kiamat

 السّلام عليكم ورحمة الله و بر كاته  ... الحمد لله و الصلاة والسلام على رسول الله و على اله و صحبه اجمعين ꜜꜜꜜ Tanda-tanda besar dekatnya hari kiamat adalah 10 tanda menjelang datangnya hari kiamat. Yang apabila sudah muncul 10 tanda tersebut, maka akan terjadilah hari kiamat. Tanda-tanda besar tersebut apabila muncul satu, maka akan segera diikuti oleh yang lain. Suatu saat Nabi Muhammad shallallāhu ‘alayhi wa sallam melihat para Shahābat sedang saling berbicara.      Maka Beliau bertanya, “Apa yang sedang kalian bicarakan?”      Merekapun menjawab, “Kami sedang mengingat hari kiamat.”      Maka, Beliau Shallallāhu ‘Alayhi wa Sallam bersabda : إِنَّهَا لَنْ تَقُومَ حَتَّى تَرَوْنَ قَبْلَهَا عَشْرَ آيَاتٍ “Sesungguhnya tidak akan bangkit hari kiamat tersebut sampai kalian melihat sebelumnya 10 tanda-tanda.” Kemudian Beliau Shallallāhu ‘Alayhi wa Sallam menyebutkan 10 tanda tersebut. Asap Dajjal Daabbah (seekor hewan melata) Terbitnya...

#I.1 BERHENTI MENJADI "PEOPLE PLEASER !" - Tentang Kapan Harus Peduli dan Kapan Harus Tidak Ambil Pusing

Ajukan pertanyaan berikut kepada diri sendiri : Apakah saya stres, memiliki jadwal yang terlalu padat, dan/ atau merasa kewalahan ? Jika jawabannya "ya" untuk yang mana pun, berhentilah sejenak dan tanyakan : Mengapa ? Saya berani menebak jawaban yaitu : karena Anda terlalu banyak ambil pusing. Atau, lebih spesifik, karena Anda berpikir Anda wajib memusingkan semuanya. Saya siap membantu. Di sepanjang Artikel ini dan lanjutannya, Anda akan melihat istilah ambil pusing digunakan dalam dua cara : * Ada makna tidak formal dari sikap peduli terhadap sesuatu, yang dipertimbangkan untuk Langkah 1 (memutuskan apa yang tidak usah Anda pusingkan). * Ada makna harfiah dari sikap sungguh peduli kepada seseorang atau sesuatu, dalam bentuk waktu, energi, dan/ atau uang. Ini dipertimbangkan untuk Langkah 2 (tidak ambil pusing tentang semua itu). Dalam kedua makna tadi, cara satu-satunya untuk mengubah hidup Anda menjadi lebih baik adalah dengan berhenti ambil pusing atas banyak di antarany...