Langsung ke konten utama

HSI-SILSILAH 06 - HALAQOH 24 - Beberapa Penyimpangan dalam Hal Iman dengan Malaikat-Malaikat Allah dan Penjelasan Tentang Beberapa Hak Malaikat

 السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله و على آله وصحبه أجمعين

Diantara penyimpangan dalam hal iman dengan malaikat-malaikat Allah adalah:

  1. Mengingkari keberadaan malaikat.
  2. Mengingkari sebagian malaikat dan amalannya.
  3. Menyamakan antara jin dan malaikat.
  4. Menyembah para malaikat.

    Di dalam Al-Quran, Allah Subhānahu wa Ta’āla berfirman,

وَيَوْمَ يَحْشُرُهُمْ جَمِيعًا ثُمَّ يَقُولُ لِلْمَلائِكَةِ أَهَؤُلاءِ إِيَّاكُمْ كَانُوا يَعْبُدُونَ (٤٠) قَالُوا سُبْحَانَكَ أَنْتَ وَلِيُّنَا مِنْ دُونِهِمْ بَلْ كَانُوا يَعْبُدُونَ الْجِنَّ أَكْثَرُهُمْ بِهِمْ مُؤْمِنُونَ (٤١)

“Dan hari dimana Allah mengumpulkan mereka semuanya kemudian Allah berkata kepada para malaikat, ‘Apakah dahulu mereka menyembah kalian?’ Para malaikat berkata, ‘Maha Suci Engkau, Engkaulah wali kami selain mereka, akan tetapi mereka dahulu menyembah jin, sebagian besar mereka beriman dengan jin-jin tersebut.” (Qs. Saba : 40-41)

    5. Memusuhi mereka.
    Allah Subhānahu wa Ta’āla berfirman,

مَنْ كَانَ عَدُوًّا لِلَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَرُسُلِهِ وَجِبْرِيلَ وَمِيكَالَ فَإِنَّ اللَّهَ عَدُوٌّ لِلْكَافِرِينَ

“Barangsiapa yang memusuhi Allah, malaikat-malaikat-Nya, Rasul-Rasul-Nya, Jibril, dan Mikail, maka sesungguhnya Allah adalah musuh bagi orang-orang yang kafir.” (Qs. Al-Baqarah : 98)

    6. Meyakini bahwa malaikat berjenis kelamin wanita dan bahwasanya malaikat adalah anak wanita Allah.
    Allah Subhānahu wa Ta’āla berfirman,

فَاسْتَفْتِهِمْ أَلِرَبِّكَ الْبَنَاتُ وَلَهُمُ الْبَنُونَ (١٤٩) أَمْ خَلَقْنَا الْمَلَائِكَةَ إِنَاثاً وَهُمْ شَاهِدُونَ (١٥٠)

“Maka tanyakanlah kepada mereka, ‘Apakah anak-anak wanita itu untuk Tuhanmu sedangkan untuk mereka anak-anak laki-laki? Ataukah apakah Kami menciptakan malaikat-malaikat dengan jenis kelamin wanita sedangkan mereka menyaksikan?’.” (Qs. Ash-Shaffat : 149-150)

Adapun hak malaikat atas kita yang harus kita lakukan, maka diantaranya adalah:

  1. Mewujudkan beriman dengan 4 poin yang sudah kita sampaikan.
  2. Mencintai mereka dan menghormati mereka karena Allah, karena mereka adalah hamba-hamba Allah yang dimuliakan yang tidak memaksiati Allah.
  3. Tidak mengejek dan menghina mereka atau menjadikan mereka sebagai bahan bercanda karena hal ini bisa mengeluarkan seseorang dari Islam.
  4. Menghindari apa yang dibenci oleh malaikat, seperti gambar dan patung makhluk yang bernyawa dan memelihara anjing di rumah.
  •  Di dalam sebuah hadits Rasulullah shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda,

لَا تَدْخُلُ الْمَلَائِكَةُ بَيْتًا فِيهِ كَلْبٌ وَلَا صُورَةُ

“Malaikat tidak memasuki sebuah rumah yang di dalamnya ada anjing dan gambar.” (HR Bukhari dan Muslim)

Dan diantara yang dibenci malaikat adalah:

  • Memakan makanan yang membuat bau mulut tidak sedap seperti bawang merah dan bawang putih dalam keadaan mentah.
    Di dalam sebuah hadits dari Jabir radhiyallāhu Ta’āla ‘anhu berkata,

نهى رسول الله – صلى الله عليه وسلم – عن أكل البصل والكراث، فغلبتنا الحاجة فأكلنا منها، فقال: من أكل من هذه الشجرة المنتنة فلا يقربن مسجدنا، فإن الملائكة تتأذى مما يتأذى منه الإنس

“Rasulullah shallallāhu ‘alayhi wa sallam melarang dari memakan bawang merah dan kurrats (bawang bakung). Maka suatu saat kami sangat butuh dan kami pun makan darinya. Kemudian Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam berkata, ‘Barangsiapa yang memakan dari tanaman yang berbau ini maka janganlah dia mendekati masjid kami karena sesungguhnya malaikat merasa terganggu dengan apa yang merasa terganggu dengannya manusia.” (HR Bukhari dan Muslim)

  • Demikian pula dihindari meludah ke kanan ketika shalat maupun di luar shalat.
    Rasulullah shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda,

إذا قام أحدكم إلى الصلاة، فلا يبصق أمامه، فإنما يناجي الله ما دام في مصلاه، ولاعن يمينه؛ فإن عن يمينه ملكاً، وليبصق عن يساره، أو تحت قدمه فيدفنها

“Apabila salah seorang diantara kalian berdiri untuk shalat maka janganlah meludah ke depan karena sesungguhnya dia sedang menghadap Allah selama masih di tempat shalatnya dan jangan pula meludah ke kanan karena di sebelah kanan ada malaikat dan hendaknya meludah ke kiri atau ke bawah kakinya kemudian memendamnya.” (HR Bukhari dan Muslim)

↪ Maksud dari meludah ke kiri atau ke bawah kakinya di sini adalah apabila di luar masjid.
 Maksud memendamnya adalah apabila lantai masjid berupa tanah.

    Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.


والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

Abdullah Roy

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RIYADHUSH SHALIHIN - BAB IKHLAS DAN MENGHADIRKAN NIAT DALAM SEGALA PERBUATAN, PERKATAAN, DAN KEADAAN, BAIK YANG NAMPAK MAUPUN YANG TERSEMBUNYI

Referensi penjelasan detail : Ust.Khalid Basalamah        Ust. Syafiq Riza Basalamah ~~~~~~~~      Allah Ta'ala berfirman : وَمَآ اُمِرُوْٓا اِلَّا لِيَعْبُدُوا اللّٰهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ ەۙ حُنَفَاۤءَ وَيُقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَيُؤْتُوا الزَّكٰوةَ وَذٰلِكَ دِيْنُ الْقَيِّمَةِۗ   ۝٥ "Dan mereka tidak diperintahkan kecuali agar beribadah kepada Allah dengan mengikhlaskan²⁴ agama (ketaatan) kepadaNya juga menjadi orang-orang yang lurus,²⁵ dan juga agar mendirikan shalat dan menunaikkan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar)." (Qs. Al-Bayyinah : 5). ___ ²⁴ Saya katakan, Dalam ayat ini terdapat dalil wajibnya niat dalam seluruh ibadah, baik ibadah tersebut memang tujuan utama seperti shalat misalnya, maupun hanya sebagai perantara untuk ibadah lainnya seperti bersuci. Hal itu karena ikhlas tidak mungkin terjadi tanpa niat. Ini adalah madzhab mayoritas ulama, dan inilah yang benar, yang tidak ada keraguan tentangnya. ___ ²⁵ Y...

HSI-SILSILAH 05 - HALAQOH 14 - Tanda-Tanda Besar Dekatnya Hari Kiamat

 السّلام عليكم ورحمة الله و بر كاته  ... الحمد لله و الصلاة والسلام على رسول الله و على اله و صحبه اجمعين ꜜꜜꜜ Tanda-tanda besar dekatnya hari kiamat adalah 10 tanda menjelang datangnya hari kiamat. Yang apabila sudah muncul 10 tanda tersebut, maka akan terjadilah hari kiamat. Tanda-tanda besar tersebut apabila muncul satu, maka akan segera diikuti oleh yang lain. Suatu saat Nabi Muhammad shallallāhu ‘alayhi wa sallam melihat para Shahābat sedang saling berbicara.      Maka Beliau bertanya, “Apa yang sedang kalian bicarakan?”      Merekapun menjawab, “Kami sedang mengingat hari kiamat.”      Maka, Beliau Shallallāhu ‘Alayhi wa Sallam bersabda : إِنَّهَا لَنْ تَقُومَ حَتَّى تَرَوْنَ قَبْلَهَا عَشْرَ آيَاتٍ “Sesungguhnya tidak akan bangkit hari kiamat tersebut sampai kalian melihat sebelumnya 10 tanda-tanda.” Kemudian Beliau Shallallāhu ‘Alayhi wa Sallam menyebutkan 10 tanda tersebut. Asap Dajjal Daabbah (seekor hewan melata) Terbitnya...

#I.1 BERHENTI MENJADI "PEOPLE PLEASER !" - Tentang Kapan Harus Peduli dan Kapan Harus Tidak Ambil Pusing

Ajukan pertanyaan berikut kepada diri sendiri : Apakah saya stres, memiliki jadwal yang terlalu padat, dan/ atau merasa kewalahan ? Jika jawabannya "ya" untuk yang mana pun, berhentilah sejenak dan tanyakan : Mengapa ? Saya berani menebak jawaban yaitu : karena Anda terlalu banyak ambil pusing. Atau, lebih spesifik, karena Anda berpikir Anda wajib memusingkan semuanya. Saya siap membantu. Di sepanjang Artikel ini dan lanjutannya, Anda akan melihat istilah ambil pusing digunakan dalam dua cara : * Ada makna tidak formal dari sikap peduli terhadap sesuatu, yang dipertimbangkan untuk Langkah 1 (memutuskan apa yang tidak usah Anda pusingkan). * Ada makna harfiah dari sikap sungguh peduli kepada seseorang atau sesuatu, dalam bentuk waktu, energi, dan/ atau uang. Ini dipertimbangkan untuk Langkah 2 (tidak ambil pusing tentang semua itu). Dalam kedua makna tadi, cara satu-satunya untuk mengubah hidup Anda menjadi lebih baik adalah dengan berhenti ambil pusing atas banyak di antarany...