Langsung ke konten utama

HSI-SILSILAH 06 - HALAQOH 20 - Beriman dengan Amalan-Amalan Malaikat Bagian 9

السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله و على آله وصحبه أجمعين

Diantara amalan malaikat dan tugas mereka yang berkaitan dengan alam semesta,

    7. Menjaga Kota Mekah dan Madinah
Mekah dan Madinah adalah dua kota yang dimuliakan Allah;

  • Mekah, di dalamnya ada Baitullah
  • Madinah adalah:
    • Tempat hijrah Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam.
    • Tempat kuburan Beliau.
    • Dan di sanalah Beliau akan dibangkitkan.
Dan keutamaan dua kota ini sangat banyak.

    Diantara malaikat Allah ada yang ditugaskan menjaga kota Mekah dan Madinah dari Dajjal.
Rasulullah shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda,

لَيْسَ مِنْ بَلَدٍ إِلَّا سَيَطَؤُهُ الدَّجَّالُ ، إِلَّا مَكَّةَ وَالْمَدِينَةَ لَيْسَ لَهُ مِنْ نِقَابِهَا نَقْبٌ إِلَّا عَلَيْهِ الْمَلَائِكَةُ صَافِّيْنَ يَحْرُسُونَهَا ، ثُمَّ تَرْجُفُ الْمَدِينَةُ بِأَهْلِهَا ثَلَاثَ رَجَفَاتٍ ، فَيُخْرِجُ اللَّهُ كُلَّ كَافِرٍ وَمُنَافِقٍ

“Tidak ada sebuah negeri kecuali akan diinjak oleh Dajjal kecuali Mekah dan Madinah. Tidak ada jalan di kota Madinah kecuali ada malaikat-malaikat yang berbaris menjaganya. Kemudian goncanglah kota Madinah dengan penduduknya 3 kali goncangan maka Allah mengeluarkan darinya setiap orang kafir dan munafik.” (HR Bukhari dan Muslim)

    Di dalam hadits yang lain, Beliau shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda,

على أنقاب المدينة ملائكة لا يدخلها الطاعون ولا الدجال

“Di seluruh jalan-jalan Madinah ada malaikat-malaikat. Madinah tidak akan dimasuki wabah penyakit dan Dajjal.” (HR Bukhari dan Muslim)

    8. Menaungi Negeri Syam
Negeri Syam adalah negeri yang Allah berkahi.
    Di sana ada Masjidil Aqsha, salah satu masjid yang kita dianjurkan untuk ke sana dalam rangka ibadah.
    Masjidil Aqsha adalah tempat Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam ber-Isra’ dan dari sanalah Beliau di-mi’raj-kan ke langit.

Allah telah menugaskan sebagian malaikat untuk membentangkan sayapnya di sana.
    Rasulullah shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda,

طُوبَى لِلشَّامِ . فَقُلْنَا : لِأَيٍّ ذَلِكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ ؟ قَالَ : لِأَنَّ مَلَائِكَةَ الرَّحْمَنِ بَاسِطَةٌ أَجْنِحَتَهَا عَلَيْهَا

“Keberuntungan bagi negeri Syam.”
Maka para sahabat radhiyallāhu ‘anhum berkata, “Mengapa yang demikian, wahai Rasulullah?”
Maka Beliau shallallāhu ‘alayhi wa sallam berkata, “Karena malaikat-malaikat Ar-Rahman membentangkan sayap mereka atas negeri Syam.”
(Hadits shahih diriwayatkan oleh At-Tirmidzi)

Demikianlah sebagian tugas malaikat yang berkaitan dengan alam semesta.
Allah-lah yang memerintahkan malaikat, mengizinkan mereka, dan menghendaki, sedangkan malaikat yang melaksanakan dan mengatur langsung dengan perintah, izin, dan kehendak Allah.
Apa yang mereka lakukan tidak keluar dari perintah Allah.
    Allah berfirman,

لَّا يَعْصُونَ اللَّه مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ

“Mereka tidak memaksiati Allah di dalam apa yang Allah perintahkan dan mereka mengerjakan apa yang diperintahkan.” (Qs. At-Tahrim : 6)

    Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.


والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

Abdullah Roy

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HSI-SILSILAH 05 - HALAQOH 25 - Meninggalnya Orang-Orang Beriman Sebelum Hari Kiamat, Terbenamnya Tanah di Tiga Tempat dan Keluarnya Api dari Yaman

  السّلام عليكم ورحمة الله و بر كاته  ... الحمد لله و الصلاة والسلام على رسول الله و على اله و صحبه اجمعين ꜜꜜꜜ      Sebelum terjadinya hari kiamat, Allah Subhānahu wa Ta’āla akan mengirim angin yang mencabut nyawa semua orang yang beriman, sehingga tidak tersisa di dunia kecuali sejelek-jelek manusia.      Rasulullah shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda : “Kemudian Allah akan mengutus angin yang dingin dari arah Syam maka tidak ada seorang pun di bumi yang di dalam hatinya ada kebaikan atau iman meski sebesar biji sawi kecuali akan dicabut nyawanya oleh angin tersebut. Sampai seandainya salah seorang mereka masuk ke dalam gunung, niscaya angin tersebut akan masuk bersamanya dan mencabut nyawanya. Maka tersisalah sejelek-jelek manusia yang ringan berbuat kerusakan seperti ringannya burung dan mereka ganas dalam berbuat kezhaliman satu dengan yang lain seperti ganasnya hewan buas. Mereka tidak mengenal kebaikan dan tidak mengingkari kemungkaran.” ...

RIYADHUSH SHALIHIN - BAB IKHLAS DAN MENGHADIRKAN NIAT DALAM SEGALA PERBUATAN, PERKATAAN, DAN KEADAAN, BAIK YANG NAMPAK MAUPUN YANG TERSEMBUNYI

Referensi penjelasan detail : Ust.Khalid Basalamah        Ust. Syafiq Riza Basalamah ~~~~~~~~      Allah Ta'ala berfirman : وَمَآ اُمِرُوْٓا اِلَّا لِيَعْبُدُوا اللّٰهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ ەۙ حُنَفَاۤءَ وَيُقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَيُؤْتُوا الزَّكٰوةَ وَذٰلِكَ دِيْنُ الْقَيِّمَةِۗ   ۝٥ "Dan mereka tidak diperintahkan kecuali agar beribadah kepada Allah dengan mengikhlaskan²⁴ agama (ketaatan) kepadaNya juga menjadi orang-orang yang lurus,²⁵ dan juga agar mendirikan shalat dan menunaikkan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar)." (Qs. Al-Bayyinah : 5). ___ ²⁴ Saya katakan, Dalam ayat ini terdapat dalil wajibnya niat dalam seluruh ibadah, baik ibadah tersebut memang tujuan utama seperti shalat misalnya, maupun hanya sebagai perantara untuk ibadah lainnya seperti bersuci. Hal itu karena ikhlas tidak mungkin terjadi tanpa niat. Ini adalah madzhab mayoritas ulama, dan inilah yang benar, yang tidak ada keraguan tentangnya. ___ ²⁵ Y...

HSI-SILSILAH 01- HALAQOH 18 - MERAMAL NASIB DENGAN BINTANG

  السّلام عليكم ورحمة الله و بر كاته   ... الحمد لله و الصلاة والسلام على رسول الله و على اله و صحبه اجمعين ꜜꜜꜜ     Bintang adalah makhluk yang menunjukkan kebesaran Allah penciptanya, Allah telah mengabarkan di dalam Al-Qur'an bahwa bintang ini memiliki 3 faedah : Sebagai perhiasan langit, Sebagai pelempar setan, Sebagai petunjuk manusia, seperti ; Mengetahui arah utara atau selatan, Mengetahui arah daerah, Arah kiblat, atau Mengetahui kapan datangnya musim menanam, musim hujan, Dan lain-lain      Allah Subhanahu Wa Ta'ala tidak menciptakan bintang pun perkara yang lain selain 3 perkara yang di atas.     Seorang salaf Qotadah bin Di'amah As-Sadusi Rahimahullah seorang ulama yang meninggal kurang lebih pada tahun 110 Hijriah, beliau menjelaskan bahwa ;  " Barangsiapa yang meyakini bintang memiliki faedah yang laen selain 3 hal di atas, maka dia telah bersalah dan berbicara tanpa ilmu ". Ucapan ini dikeluarkan oleh Al-Imam Al-Bukhari...