Langsung ke konten utama

KISAH ORANG SHALIH - AKU TIDAK PEDULI SELAMA AKU TERBUNUH SEBAGAI SEORANG MUSLIM

   ┈┈◅◁◈◈▷▻┈┈

AKU TIDAK PEDULI SELAMA AKU

TERBUNUH SEBAGAI SEORANG MUSLIM

┈┈◅◁◈◈▷▻┈┈

    Dari Abu Hurairah Rodhiyallahu 'anhu beliau berkata,

    "Rasulullah Sholallahu 'Alayhi wa Sallam mmengutus 10 orang mata-mata yang dipimpin Ashim bin Tsabit al-Anshari, kakek Ashim bin Umar bin al-Khaththab Rodhiyallahu 'anhu.

    Ketika mereka tiba di daerah al-Hadah yang terletak antara Asfan dengan Makkah, mereka berhenti di sebuah kampung kabilah Hudzail yang dikenal dengan Bani Lihyan.

    Kemudian Bani Lihyan mengirim sekitar 100 orang ahli panah mereka untuk mengejar para mata-mata Rasulullah tersebut. Mereka berhasil melacak jejak mereka dengan petunjuk sisa makanan berupa niji kurma yang mereka makan di tempat istirahat itu. Mereka berkata, 'Ini adalah biji kurma Madinah, kita harus mengikuti jejak mereka'.

    Ashim merasa rombongannya diikuti Bani Lihyan, maka mereka berlindung di sebuah bukit. Bani Lihyan berkata, "Turun dan menyerahlah, kami akan membuat perjanjian dan tidak akan membunuh seorang pun dari kalian'.

    Ashim bin Tsabit menimpali, 'Wahai kaum, aku tidak akan turun berdasarkan (janji) jaminan orang kafir'. Lalu Ashim memanjatkan doa, 'Ya Allah, sampaikanlah apa yang kami hadapi ini kepada NabiMu Sholallahu 'alayhi wa Sallam'.

    Maka pasukan Bani Lihyan melempari para utusan Rasulullah tersebut dengan tombak-tombak, sehingga Ashim pun terbunuh. Yang tersisa dari mereka hanya tinggal tiga orang, yang akhirnya setuju untuk turun dan membuat perjanjian. Mereka adalah : Khubaib dan Zaid bin ad-Datsinah serta seorang lelaki lain, di mana mereka menanggalkan tali senar busur panah mereka yang kemudian mereka gunakan untuk mengikat mereka. Laki-laki yang ketiga berkata, 'Ini adalah pengkhianatan pertama. Demi Allah, aku tidak akan berkompromi dengan kalian, karena aku telah memiliki teladan (yakni : sahabat-sahabatku yang terbunuh)'. Maka mereka menyeret dan memaksanya, tetapi orang Mukmin itu tetap tidak mau ikut dengan mereka.

    Kemudian gerombolan Bani Hudzail membawa pergi Khubaib dan Zaid bin ad-Datsinah, lalu mereka menjual mereka berdua setelah peristiwa perang Badar. Maka Bani al-Harits bin Amr bin Nufail membeli Khubaib Rodhiyallahu 'anhu; karena Khubaiblah yang membunuh al-Harits bin Amir dalam peperangan Badar.

    Khubaib menjadi tawanan Bani al-Harits beberapa waktu, hingga kemudian mereka bersepakat untuk membunuhnya.

    Pada suatu hari Khubaib meminjam pisau silet dari salah seorang anak perempuan al-Harits untuk mencukur kumisnya, perempuan itu pun meminjaminya. Ketika perempuan itu lengah, tiba-tiba seorang anak laki-lakinya mendekati Khubaib, lalu Khubaib mendudukkan anak itu di pangkuannya, sementara tangan kanan Khubaib memegang pisau cukur.

    Wanita itu bercerita, 'Aku sangat kaget dan Khubaib pun mengetahui yang apa yang aku rasakan. Maka Khubaib berkata, 'Apakah kamu khawatir aku akan membunuh anakmu ? Aku sama sekali tidak akan mungkin melakukan hal itu'.

    Wanita itu bercerita, 'Demi Allah, aku tidak pernah melihat tawanan sebaik Khubaib. Dan demi Allah, pada suatu hari, aku melihat Khubaib makan setangkai anggur dari tangannya padahal kedua tangannya dibelenggu dengan besi, sementara di Makkah sedang tidak musim buah. Sungguh itu merupakan rizki yang dianugerahkan Allah kepada Khubaib'.

    Ketika Bani al-Harits membawa keluar Khubaib dari tanah haram ke tanah halal untuk membunuhnya, Khubaib berkata, 'Berilah aku kesempatan untuk mengerjakan shalat dua rakaat'. Mereka pun mengizinkan beliau shalat dua rakaat. Khubaib berkata, 'Demi Allah, sekiranya kalian tidak mengira aku ketakutan, pasti aku menambah shalatku'. Lalu Khubaib memanjatkan doa, 'Ya Allah, binasakanlah mereka semua, bunuhlah mereka dengan tercerai-berai, dan janganlah Engkau sisakan seorangpun diantara mereka'.

Kemudian Khubaib mengucapkan syair :

'Aku tidak peduli ketika aku dibunuh sebagai Muslim

Di sisi tubuhku yang manapun (aku ditikam)

Toh hanya karena Allah kematianku

Dan itu adalah di jalan tuhan yang aku sembah

Yang jika Dia berkehendak,

Dia akan memberkati potongan mana pun

dari tubuh yang telah terkoyak'.

    Lalu Abu Sirwa'ah Uqbah bin Harits bangkit untul membunuh Khubaib.

    Maka Khubaib inilah orang Islam pertama yang dibunuh karena penuh kesabaran, dan sebelum dibunuh memberikan contoh melakukan shalat.

    Sementara itu Nabi Sholallahu 'Alayhi wa sallam mengabarkan para sahabat beliau tentang apa yang menimpa mereka.

    Sementara itu pula kaum Quraisy mengutus beberapa orang ke tempat terbunuhnya Ashim untuk mencari sesuatu yang bisa menjadi bukti bahwa Ashim bin Tsabit benar-benar telah terbunuh, karena Ashim adalah yang membunuh salah seorang pembesar Quraisy. Tetapi Allah melindungi jenazah Ashim dengan mengirim sejenis sekawanan lebah yang melindungi jenazah Ashim, sehingga orang-orang itu tidak berhasil memotong bagian tubuh jenazah Ashim sedikit pun".⁴¹


❉❉❉❉❉

_____________⁴¹ Diriwayatkan oleh al-Bukhari, no. 3989; dan Abu Dawud no. 2660.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RIYADHUSH SHALIHIN - BAB IKHLAS DAN MENGHADIRKAN NIAT DALAM SEGALA PERBUATAN, PERKATAAN, DAN KEADAAN, BAIK YANG NAMPAK MAUPUN YANG TERSEMBUNYI

Referensi penjelasan detail : Ust.Khalid Basalamah        Ust. Syafiq Riza Basalamah ~~~~~~~~      Allah Ta'ala berfirman : وَمَآ اُمِرُوْٓا اِلَّا لِيَعْبُدُوا اللّٰهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ ەۙ حُنَفَاۤءَ وَيُقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَيُؤْتُوا الزَّكٰوةَ وَذٰلِكَ دِيْنُ الْقَيِّمَةِۗ   ۝٥ "Dan mereka tidak diperintahkan kecuali agar beribadah kepada Allah dengan mengikhlaskan²⁴ agama (ketaatan) kepadaNya juga menjadi orang-orang yang lurus,²⁵ dan juga agar mendirikan shalat dan menunaikkan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar)." (Qs. Al-Bayyinah : 5). ___ ²⁴ Saya katakan, Dalam ayat ini terdapat dalil wajibnya niat dalam seluruh ibadah, baik ibadah tersebut memang tujuan utama seperti shalat misalnya, maupun hanya sebagai perantara untuk ibadah lainnya seperti bersuci. Hal itu karena ikhlas tidak mungkin terjadi tanpa niat. Ini adalah madzhab mayoritas ulama, dan inilah yang benar, yang tidak ada keraguan tentangnya. ___ ²⁵ Y...

HSI-SILSILAH 05 - HALAQOH 14 - Tanda-Tanda Besar Dekatnya Hari Kiamat

 السّلام عليكم ورحمة الله و بر كاته  ... الحمد لله و الصلاة والسلام على رسول الله و على اله و صحبه اجمعين ꜜꜜꜜ Tanda-tanda besar dekatnya hari kiamat adalah 10 tanda menjelang datangnya hari kiamat. Yang apabila sudah muncul 10 tanda tersebut, maka akan terjadilah hari kiamat. Tanda-tanda besar tersebut apabila muncul satu, maka akan segera diikuti oleh yang lain. Suatu saat Nabi Muhammad shallallāhu ‘alayhi wa sallam melihat para Shahābat sedang saling berbicara.      Maka Beliau bertanya, “Apa yang sedang kalian bicarakan?”      Merekapun menjawab, “Kami sedang mengingat hari kiamat.”      Maka, Beliau Shallallāhu ‘Alayhi wa Sallam bersabda : إِنَّهَا لَنْ تَقُومَ حَتَّى تَرَوْنَ قَبْلَهَا عَشْرَ آيَاتٍ “Sesungguhnya tidak akan bangkit hari kiamat tersebut sampai kalian melihat sebelumnya 10 tanda-tanda.” Kemudian Beliau Shallallāhu ‘Alayhi wa Sallam menyebutkan 10 tanda tersebut. Asap Dajjal Daabbah (seekor hewan melata) Terbitnya...

#I.1 BERHENTI MENJADI "PEOPLE PLEASER !" - Tentang Kapan Harus Peduli dan Kapan Harus Tidak Ambil Pusing

Ajukan pertanyaan berikut kepada diri sendiri : Apakah saya stres, memiliki jadwal yang terlalu padat, dan/ atau merasa kewalahan ? Jika jawabannya "ya" untuk yang mana pun, berhentilah sejenak dan tanyakan : Mengapa ? Saya berani menebak jawaban yaitu : karena Anda terlalu banyak ambil pusing. Atau, lebih spesifik, karena Anda berpikir Anda wajib memusingkan semuanya. Saya siap membantu. Di sepanjang Artikel ini dan lanjutannya, Anda akan melihat istilah ambil pusing digunakan dalam dua cara : * Ada makna tidak formal dari sikap peduli terhadap sesuatu, yang dipertimbangkan untuk Langkah 1 (memutuskan apa yang tidak usah Anda pusingkan). * Ada makna harfiah dari sikap sungguh peduli kepada seseorang atau sesuatu, dalam bentuk waktu, energi, dan/ atau uang. Ini dipertimbangkan untuk Langkah 2 (tidak ambil pusing tentang semua itu). Dalam kedua makna tadi, cara satu-satunya untuk mengubah hidup Anda menjadi lebih baik adalah dengan berhenti ambil pusing atas banyak di antarany...