Langsung ke konten utama

HSI-SILSILAH 06 - HALAQOH 04 - Beriman dengan Nama-Nama Khusus Malaikat Allah

 السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

    Diantara cara beriman dengan malaikat adalah beriman dengan nama-nama khusus sebagian kecil malaikat yang ada di dalam dalil yang shahih.

    Adapun yang tidak kita ketahui namanya dan mereka ini jauh lebih banyak, maka kita beriman secara global, artinya beriman dengan adanya mereka meskipun kita tidak mengetahui namanya.

    Dan diantara malaikat yang kita ketahui namanya:

⑴ Jibril
    Allah berfirman,

قُلْ مَنْ كَانَ عَدُوًّا لِجِبْرِيلَ فَإِنَّهُ نَزَّلَهُ عَلَى قَلْبِكَ بِإِذْنِ اللَّهِ

“Katakanlah: ‘Barangsiapa yang menjadi musuh Jibril maka sesungguhnya dia telah menurunkan wahyu kepada hatimu dengan izin Allah’.” (Al-Baqarah 97).

⑵ Mikail
    Allah Subhānahu wa Ta’āla berfirman,

مَن كَانَ عَدُوًّا لِّلَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَرُسُلِه ِوَجِبْرِيلَ وَمِيكَالَ فَإِنَّ اللَّهَ عَدُوٌّ لِّلْكَافِرِينَ

“Barangsiapa yang menjadi musuh bagi Allah, malaikat-malaikat-Nya, Rasul-rasul-Nya, Jibril, dan juga Mikail maka sesungguhnya Allah adalah musuh bagi orang-orang yang kafir.” (Al-Baqarah 98).

⑶ Israfil
    Di dalam sebuah hadits, diantara do’a iftitah yang dibaca oleh Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam ketika shalat malam adalah,

اللَّهُمَّ رَبَّ جبْرَائِيلَ وَمِيكَائِيلَ وَإِسْرَافِيلَ فَاطِرَ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ أَنْتَ تَحْكُمُ بَيْنَ عِبَادِكَ فِيمَا كَانُوا فِيهِ يَخْتَلِفُونَ. اهْدِنِي لِمَا اخْتُلِفَ فِيهِ مِنَ الْحَقِّ بِإِذْنِكَ إِنَّكَ تَهْدِي مَنْ تَشَاءُ إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ

“Ya Allah Rabbnya Jibril, Mikail, dan juga Israfil yang telah menciptakan langit dan juga bumi, yang mengetahui yang ghaib maupun yang kelihatan. Engkau menghukumi diantara hamba-hamba-Mu di dalam apa yang mereka perselisihkan. Maka tunjukilah aku yang benar di dalam apa yang diperselisihkan dengan izin-Mu, sesungguhnya Engkau memberikan petunjuk orang yang Engkau kehendaki kepada jalan yang lurus.” (HR. Muslim)

⑷ Malik
    Allah Subhānahu wa Ta’āla berfirman,

وَنَادَوْا يَا مَالِكُ لِيَقْضِ عَلَيْنَا رَبُّكَ قَالَ إِنَّكُمْ مَاكِثُونَ

“Mereka (penduduk neraka) memanggil, ‘Wahai Malik, hendaklah Rabb-mu mematikan kami.’ Maka Malik berkata, ‘Sesungguhnya kalian akan tetap tinggal’.”(Az-Zukhruf 77).

⑸ Munkar dan ⑹ Nakir
    Rasulullah shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda,

إِذَا قُبِرَ الْمَيِّتُ أَوْ قَالَ أَحَدُكُمْ أَتَاهُ مَلَكَانِ أَسْوَدَانِ أَزْرَقَانِ يُقَالُ لأَحَدِهِمَا الْمُنْكَرُ وَالآخَر النَّكِيرُ

“Apabila seorang mayit atau salah seorang diantara kalian dikuburkan maka akan didatangi dua orang malaikat yang hitam yang biru. Dinamakan yang pertama adalah Munkar dan yang lain An-Nakir.” (HR. Tirmidzi, hadits hasan)

⑺ Harut dan ⑻ Marut

وَمَا كَفَرَ سُلَيْمَانُ وَلَٰكِنَّ الشَّيَاطِينَ كَفَرُوا يُعَلِّمُونَ النَّاسَ السِّحْرَ وَمَا أُنزِلَ عَلَى الْمَلَكَيْنِ بِبَابِلَ هَارُوتَ وَمَارُوتَ

“Dan tidaklah Sulaiman kafir, akan tetapi syaithan-syaithan-lah yang kafir. Mereka mengajarkan manusia sihir dan apa yang telah diturunkan kepada dua orang malaikat di Babil yang bernama Harut dan juga Marut.” (Al-Baqarah 102).

    Dan yang selanjutnya, diantara nama khusus malaikat adalah,

⑼ Ar-Ra’d
    Di dalam sebuah hadits, datang orang-orang Yahudi kepada Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam. Kemudian mereka berkata,

يَا أَبَا الْقَاسِمَ أَخْبِرْنَا عَنِ الرَّعْدُ مَا هُوَ ؟

“Wahai Abal Qasim (yaitu Rasulullah shallallāhu ‘alayhi wa sallam), kabarkanlah kepada kami tentang Ra’d, apakah itu?”
    Maka Beliau shallallāhu ‘alayhi wa sallam mengatakan,

مَلَكٌ مِنَ المَلَائِكَةِ مُوَكَلٌ بِالسَّحَابَ مَعَهُ مَخَارِيقُ مِنْ نَّارٍ يَسُوقُ بِهَا السَحَابَ حَيْثُ شَاءَ الله

“Seorang malaikat di antara malaikat-malaikat yang diberi tugas untuk menggiring awan, bersamanya alat yang terbuat dari api untuk menggiring awan tersebut sesuai dengan kehendak Allah.” (Hadits shahih, diriwayatkan oleh Tirmidzi)

    Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.


والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

Abdullah Roy

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RIYADHUSH SHALIHIN - BAB IKHLAS DAN MENGHADIRKAN NIAT DALAM SEGALA PERBUATAN, PERKATAAN, DAN KEADAAN, BAIK YANG NAMPAK MAUPUN YANG TERSEMBUNYI

Referensi penjelasan detail : Ust.Khalid Basalamah        Ust. Syafiq Riza Basalamah ~~~~~~~~      Allah Ta'ala berfirman : وَمَآ اُمِرُوْٓا اِلَّا لِيَعْبُدُوا اللّٰهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ ەۙ حُنَفَاۤءَ وَيُقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَيُؤْتُوا الزَّكٰوةَ وَذٰلِكَ دِيْنُ الْقَيِّمَةِۗ   ۝٥ "Dan mereka tidak diperintahkan kecuali agar beribadah kepada Allah dengan mengikhlaskan²⁴ agama (ketaatan) kepadaNya juga menjadi orang-orang yang lurus,²⁵ dan juga agar mendirikan shalat dan menunaikkan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar)." (Qs. Al-Bayyinah : 5). ___ ²⁴ Saya katakan, Dalam ayat ini terdapat dalil wajibnya niat dalam seluruh ibadah, baik ibadah tersebut memang tujuan utama seperti shalat misalnya, maupun hanya sebagai perantara untuk ibadah lainnya seperti bersuci. Hal itu karena ikhlas tidak mungkin terjadi tanpa niat. Ini adalah madzhab mayoritas ulama, dan inilah yang benar, yang tidak ada keraguan tentangnya. ___ ²⁵ Y...

HSI-SILSILAH 05 - HALAQOH 14 - Tanda-Tanda Besar Dekatnya Hari Kiamat

 السّلام عليكم ورحمة الله و بر كاته  ... الحمد لله و الصلاة والسلام على رسول الله و على اله و صحبه اجمعين ꜜꜜꜜ Tanda-tanda besar dekatnya hari kiamat adalah 10 tanda menjelang datangnya hari kiamat. Yang apabila sudah muncul 10 tanda tersebut, maka akan terjadilah hari kiamat. Tanda-tanda besar tersebut apabila muncul satu, maka akan segera diikuti oleh yang lain. Suatu saat Nabi Muhammad shallallāhu ‘alayhi wa sallam melihat para Shahābat sedang saling berbicara.      Maka Beliau bertanya, “Apa yang sedang kalian bicarakan?”      Merekapun menjawab, “Kami sedang mengingat hari kiamat.”      Maka, Beliau Shallallāhu ‘Alayhi wa Sallam bersabda : إِنَّهَا لَنْ تَقُومَ حَتَّى تَرَوْنَ قَبْلَهَا عَشْرَ آيَاتٍ “Sesungguhnya tidak akan bangkit hari kiamat tersebut sampai kalian melihat sebelumnya 10 tanda-tanda.” Kemudian Beliau Shallallāhu ‘Alayhi wa Sallam menyebutkan 10 tanda tersebut. Asap Dajjal Daabbah (seekor hewan melata) Terbitnya...

#I.1 BERHENTI MENJADI "PEOPLE PLEASER !" - Tentang Kapan Harus Peduli dan Kapan Harus Tidak Ambil Pusing

Ajukan pertanyaan berikut kepada diri sendiri : Apakah saya stres, memiliki jadwal yang terlalu padat, dan/ atau merasa kewalahan ? Jika jawabannya "ya" untuk yang mana pun, berhentilah sejenak dan tanyakan : Mengapa ? Saya berani menebak jawaban yaitu : karena Anda terlalu banyak ambil pusing. Atau, lebih spesifik, karena Anda berpikir Anda wajib memusingkan semuanya. Saya siap membantu. Di sepanjang Artikel ini dan lanjutannya, Anda akan melihat istilah ambil pusing digunakan dalam dua cara : * Ada makna tidak formal dari sikap peduli terhadap sesuatu, yang dipertimbangkan untuk Langkah 1 (memutuskan apa yang tidak usah Anda pusingkan). * Ada makna harfiah dari sikap sungguh peduli kepada seseorang atau sesuatu, dalam bentuk waktu, energi, dan/ atau uang. Ini dipertimbangkan untuk Langkah 2 (tidak ambil pusing tentang semua itu). Dalam kedua makna tadi, cara satu-satunya untuk mengubah hidup Anda menjadi lebih baik adalah dengan berhenti ambil pusing atas banyak di antarany...