Langsung ke konten utama

HSI-SILSILAH 05 - HALAQOH 61 - Syafa’at Bagi Para Pelaku Dosa Besar (Bagian 3)

 السّلام عليكم ورحمة الله و بر كاته  ...


الحمد لله و الصلاة والسلام على رسول الله و على اله و صحبه اجمعين

ꜜꜜꜜ

    Rasulullah shallallāhu ‘alayhi wa sallam mengabarkan bahwasanya ada di antara umat beliau shallallāhu ‘alayhi wa sallam yang akan memberikan syafa’at bagi dua dan tiga orang.

    Beliau shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:

إِنَّ الرَّجُلَ لَيَشْفَعُ لِلرَّجُلَيْنِ وَالثَّلَاثَةِ

“Sesungguhnya seseorang sungguh akan memberikan syafa’at bagi dua orang dan tiga orang.” (Hadits Shahih Riwayat Al Bazzar)

Para syuhada akan Allah berikan kesempatan untuk memberikan syafa’at bagi 70 orang kerabatnya.

    Beliau shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:

يَشْفَعُ الشَّهِيدُ فِي سَبْعِينَ مِنْ أَهْلِ بَيْتِهِ

“Orang yang mati syahid akan memberikan syafa’at bagi 70 orang kerabatnya.” (Hadits Shahih Riwayat Abu Daud)

    Sebuah kebahagiaan yang luar biasa, seseorang memberi syafa’at untuk orang tua, anak-anak, istri, dan saudara-saudaranya di saat mereka sangat membutuhkan.

    Ada diantara umat beliau shallallāhu ‘alayhi wa sallam yang akan memberi syafa’at untuk orang banyak.

    Rasulullah shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:

يَدْخُلُ الْجَنَّةَ بِشَفَاعَةِ رَجُلٍ مِنْ أُمَّتِي أَكْثَرُ مِنْ بَنِي تَمِيمٍ ” . قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ سِوَاكَ قَالَ ” سِوَاىَ ”

“Akan masuk surga lebih dari jumlah Bani Tamim dengan sebab syafa’at satu orang dari umatku.”
    Dikatakan kepada beliau:
“Ya Rasulullah, apakah orang itu adalah selain dirimu?”
    Beliau menjawab:
“Ya, dia adalah orang lain selain diriku.”
(Hadits shahih riwayat Tirmidzi)

Bani Tamim adalah qabilah yang terkenal besar di zaman Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam.

    Semakin besar iman seseorang, maka akan semakin besar harapan untuk bisa memberi syafa’at kepada orang lain.

Orang yang banyak melaknat orang lain di dunia tidak bisa memberi syafa’at di hari kiamat.

    Rasulullah shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda,

إِنَّ الّلَعَانِيْنَ لَا يَكُوْنُوْنَ شُهَدَاءَ وَلَا شُفَعَاءَ يَوْمَ القِيَامَةِ

“Orang-orang yang banyak melaknat tidak akan menjadi saksi dan tidak akan memberi syafa’at di hari kiamat.” (HR Muslim)

    Anak-anak orang-orang yang beriman yang meninggal sebelum dewasa akan memberikan syafa’at bagi kedua orang tuanya.

    Rasulullah shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda,
“Anak-anak kecil orang-orang yang beriman akan menjadi da’amish surga.”

Arti da’amish adalah jentik-jentik nyamuk yang senantiasa ada di kolam.

    Maksud beliau shallallāhu ‘alayhi wa sallam bahwasanya anak-anak kecil tersebut pasti akan masuk surga dan tidak akan meninggalkannya.

    Kemudian beliau shallallāhu ‘alayhi wa sallam mengatakan,
“Salah seorang di antara mereka menemui ayahnya atau kedua orang tuanya kemudian memegang pakaian atau memegang tangannya seperti aku mengambil ujung pakaianmu ini. Maka dia tidak akan melepaskan pegangannya sampai Allah memasukkan dia dan kedua orang tuanya ke dalam surga.” (HR Muslim)

    Ini adalah kabar gembira bagi setiap orang tua yang bersabar ketika diuji oleh Allah dengan meninggalnya anak yang belum dewasa.

Puasa dan Al Quran akan memberikan syafa’at.
Rasulullah shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda,
“Puasa dan Al Quran akan memberikan syafa’at pada hari kiamat untuk seorang hamba.

Puasa berkata:
Wahai Rabb-ku aku telah menahannya dari makan dan syahwatnya di siang hari. Maka terimalah syafa’atku untuknya.

Al Qur’an berkata:
Wahai Rabb-ku sesungguhnya aku telah mencegahnya dari tidur di malam hari. Maka terimalah syafa’atku untuknya.
Maka diterimalah syafa’at keduanya.”

(Hadits Shahih Riwayat Ahmad di dalam Musnad beliau)

    Ini adalah dorongan bagi seseorang untuk berpuasa karena Allah dan menjaga adab-adabnya.
Dan dorongan untuk membaca Al Quran karena Allah dan menunaikan hak-haknya.

    Demikianlah mereka akan memberikan syafa’at setelah diizinkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, sebagai bentuk pemuliaan Allah kepada mereka.

    Orang-orang yang bertauhid sajalah yang akan mendapatkan syafa’at. Adapun orang-orang musyrik, orang-orang kafir dan orang-orang munafik, maka mereka tidak akan mendapatkan syafa’at.

    Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

فَمَا تَنفَعُهُمۡ شَفَـٰعَةُ ٱلشَّـٰفِعِينَ

“Maka tidak akan bermanfaat bagi mereka syafa’at orang-orang yang memberikan syafa’at.” (QS Al Mudatsir : 48)

    Orang-orang yang berdoa kepada Nabi atau Malaikat atau orang-orang yang shalih dengan alasan ingin mendapatkan syafa’at mereka, justru tidak mendapatkan syafa’at, karena mereka telah membatalkan iman mereka dengan menyekutukan Allah Subhanahu wa Ta’ala di dalam beribadah.

    Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini. Dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.


والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RIYADHUSH SHALIHIN - BAB IKHLAS DAN MENGHADIRKAN NIAT DALAM SEGALA PERBUATAN, PERKATAAN, DAN KEADAAN, BAIK YANG NAMPAK MAUPUN YANG TERSEMBUNYI

Referensi penjelasan detail : Ust.Khalid Basalamah        Ust. Syafiq Riza Basalamah ~~~~~~~~      Allah Ta'ala berfirman : وَمَآ اُمِرُوْٓا اِلَّا لِيَعْبُدُوا اللّٰهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ ەۙ حُنَفَاۤءَ وَيُقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَيُؤْتُوا الزَّكٰوةَ وَذٰلِكَ دِيْنُ الْقَيِّمَةِۗ   ۝٥ "Dan mereka tidak diperintahkan kecuali agar beribadah kepada Allah dengan mengikhlaskan²⁴ agama (ketaatan) kepadaNya juga menjadi orang-orang yang lurus,²⁵ dan juga agar mendirikan shalat dan menunaikkan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar)." (Qs. Al-Bayyinah : 5). ___ ²⁴ Saya katakan, Dalam ayat ini terdapat dalil wajibnya niat dalam seluruh ibadah, baik ibadah tersebut memang tujuan utama seperti shalat misalnya, maupun hanya sebagai perantara untuk ibadah lainnya seperti bersuci. Hal itu karena ikhlas tidak mungkin terjadi tanpa niat. Ini adalah madzhab mayoritas ulama, dan inilah yang benar, yang tidak ada keraguan tentangnya. ___ ²⁵ Y...

HSI-SILSILAH 05 - HALAQOH 14 - Tanda-Tanda Besar Dekatnya Hari Kiamat

 السّلام عليكم ورحمة الله و بر كاته  ... الحمد لله و الصلاة والسلام على رسول الله و على اله و صحبه اجمعين ꜜꜜꜜ Tanda-tanda besar dekatnya hari kiamat adalah 10 tanda menjelang datangnya hari kiamat. Yang apabila sudah muncul 10 tanda tersebut, maka akan terjadilah hari kiamat. Tanda-tanda besar tersebut apabila muncul satu, maka akan segera diikuti oleh yang lain. Suatu saat Nabi Muhammad shallallāhu ‘alayhi wa sallam melihat para Shahābat sedang saling berbicara.      Maka Beliau bertanya, “Apa yang sedang kalian bicarakan?”      Merekapun menjawab, “Kami sedang mengingat hari kiamat.”      Maka, Beliau Shallallāhu ‘Alayhi wa Sallam bersabda : إِنَّهَا لَنْ تَقُومَ حَتَّى تَرَوْنَ قَبْلَهَا عَشْرَ آيَاتٍ “Sesungguhnya tidak akan bangkit hari kiamat tersebut sampai kalian melihat sebelumnya 10 tanda-tanda.” Kemudian Beliau Shallallāhu ‘Alayhi wa Sallam menyebutkan 10 tanda tersebut. Asap Dajjal Daabbah (seekor hewan melata) Terbitnya...

KISAH ORANG SHALIH - ABU SULAIMAN AD-DARANI (Aku Pantas Menangis)

  ┈┈◅◁◈◈▷▻┈┈ ABU SULAIMAN AD-DARANI Aku Pantas Menangis ┈┈◅◁◈◈▷▻┈┈     Ahmad bin Abu al-Hawari berkata,     "Ketika aku menemui Abu Sulaiman ad-Darani, ia sedang menangis, maka aku bertanya, 'Tuan, apa yang membuat Anda menangis ?'     Dia menjawab, 'Wahai Ahmad, orang-orang yang mencintai Allah, jika hari telah malam, mereka mulai membentangkan telapak kaki mereka (berdiri mengerjakan shalat), lalu air mata mereka membasahi pipi dalam rukuk dan sujud. Ketika mereka sedang dalam keadaan demikian itu, Allah Subhanahu Wa Ta'ala menyaksikan mereka memanggil,  'Wahai Jibril, demi MataKu, siapakah yang sedang membaca Firman-Firman-Ku dengan penuh kenikmatan itu dan damai dalam ber munajat kepadaKu? Sesungguhnya Aku mengawasi mereka, mendengar perkataan, melihat rintihan dan tangis mereka ! Serulah wahai Jibril dan tanyakan kepada mereka, 'Kegundahan apa yang Aku lihat pada kalian ini ? Apakah telah datang seseorang kepada kalian yang menyampaikan berit...