Langsung ke konten utama

HSI-SILSILAH 05 - HALAQOH 57 - Beberapa Contoh Dosa Penyebab Jatuhnya Seseorang ke Dalam Neraka (Bagian 3)

 السّلام عليكم ورحمة الله و بر كاته  ...


الحمد لله و الصلاة والسلام على رسول الله و على اله و صحبه اجمعين

ꜜꜜꜜ

Di antara dosa yang bisa menyebabkan seseorang terjatuh ke dalam neraka adalah:

✹ Dosa Bunuh Diri
Rasulullah shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda,

  • Barangsiapa yang melempar dirinya dari gunung untuk membunuh dirinya, maka dia berada di dalam neraka jahannam, dilempar di dalamnya kekal selamanya.
  • Dan barang siapa meneguk racun untuk membunuh dirinya, maka di dalam neraka jahannam dia akan meletakan racun di tangannya, dia meneguknya selamanya di neraka,
  • Dan barang siapa membunuh dirinya dengan besi, maka besi tersebut di tangannya, dia menusuk dengan besi tersebut perutnya di neraka jahannam kekal selamanya. (Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim)

    Bunuh diri bukanlah cara untuk lepas dari masalah, namun justru akan mendatangkan masalah yang jauh lebih besar.

    Dan barangsiapa yang beriman kepada Allah, maka Allah akan memberikan hidayah kepada hatinya.

Di antara dosa tersebut adalah:
✹ Membunuh Tanpa Hak

    Allah Subhānahu wa Ta’āla berfirman,

وَمَن يَقۡتُلۡ مُؤۡمِنً۬ا مُّتَعَمِّدً۬ا فَجَزَآؤُهُ ۥ جَهَنَّمُ خَـٰلِدً۬ا فِيہَا وَغَضِبَ ٱللَّهُ عَلَيۡهِ وَلَعَنَهُ ۥ وَأَعَدَّ لَهُ ۥ عَذَابًا عَظِيمً۬ا
“Dan barangsiapa yang membunuh orang yang beriman karena sengaja, maka balasannya adalah jahannam dia kekal di dalamnya. Allah akan marah kepadanya dan melaknatnya, dan Allah akan siapkan untuknya adzab yang besar.” (Qs. An-Nisa: 93)

➠ Para ulama menjelaskan bahwasanya maksud kekal di neraka bagi orang yang membunuh orang yang beriman tanpa hak atau bunuh diri yaitu pada asalnya inilah balasan bagi orang tersebut.
➠ Namun dalil lain menerangkan,
bahwasanya orang yang beriman, sekecil apapun imannya dan sebesar apapun dosanya dia akan keluar dari neraka baik dengan ampunan Allah atau dengan syafaat.

Dan diantara dosa tersebut, adalah:
✹ Memakan Riba
    Allah Subhānahu wa Ta’āla berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَأْكُلُوا الرِّبَا أَضْعَافًا مُضَاعَفَةً ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
وَاتَّقُوا النَّارَ الَّتِي أُعِدَّتْ لِلْكَافِرِينَ
“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian memakan riba dengan berlipat ganda. Dan bertakwalah kalian kepada Allah, supaya kalian beruntung. Dan takutlah dengan api neraka yang disediakan untuk orang-orang kafir.”
(QS. Al-Imran: 130-131)

    Dan betapa banyak praktek riba di zaman sekarang, seseorang yang akan melakukan sebuah transaksi hendaknya mengetahui ilmunya.
    Dan janganlah dia menganggap mudah perkara riba ini.

    Dan barangsiapa meninggalkan sesuatu karena Allah, maka Allah akan mengganti dengan yang lebih baik.

Dan di antara dosa yang berbahaya adalah:
✹ Menggambar Makhluk yang Bernyawa
    Rasulullah shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda,

إِنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَذَابًا عِنْدَ اللَّهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ الْمُصَوِّرُونَ
“Sesungguhnya orang yang paling keras adzabnya di sisi Allah pada hari kiamat adalah para penggambar.” (HR Bukhari dan Muslim)

➠ Dan maksud dari penggambar di sini adalah
  • Penggambar makhluk bernyawa, Masuk di dalamnya:
    • Orang yang membuat patung mahluk bernyawa, dan
    • Orang yang melukis mahluk bernyawa

    Banyak para ulama yang memasukkan gambar fotografi di dalam larangan ini. Tidak diperbolehkan kecuali karena darurat seperti untuk surat-surat penting dan lain-lain.

    Perbedaan pendapat di antara para ulama dan banyaknya manusia yang melakukan, janganlah menjadi alasan bagi seseorang untuk bermudah-mudahan di dalam gambar fotografi ini.

Dan diantara dosa tersebut, adalah:
✹ Dosa Wanita yang Berpakaian Tetapi Telanjang

    Rasulullah shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda,
“Dua golongan dari penduduk neraka yang aku belum pernah melihat mereka:

  • Sebuah kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi, mereka gunakan untuk memukul manusia.
  • Dan wanita-wanita yang berpakaian tetapi telanjang. Berjalan lenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring.
Mereka tidak akan masuk ke dalam surga dan tidak akan mencium baunya, padahal bau surga bisa dicium dari jarak perjalanan sekian dan sekian.”

Dan makna berpakaian tapi telanjang:

  • Ada yang mengatakan menutupi sebagian aurat dan membuka sebagian yang lain untuk menampakkan keindahan.
  • Atau memakai pakaian tetapi tidak sempurna seperti memakai pakaian yang tipis atau membentuk badan.

    Seorang muslimah hendaknya bersungguh-sungguh di dalam menjaga hijabnya dan ikhlas karena Allah.

    Semoga kesabaran seorang muslimah atas rasa gerah, risih, dan ribet yang mungkin dirasakan oleh sebagian dan juga kesabaran menghadapi gunjingan orang lain, menjadi sebab selamatnya dia dari ancaman neraka.

Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya

** Materi audio ini disampaikan di dalam grup WA Halaqah Silsilah Ilmiyyah (HSI) Abdullah Roy.

و السّلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HSI-SILSILAH 05 - HALAQOH 25 - Meninggalnya Orang-Orang Beriman Sebelum Hari Kiamat, Terbenamnya Tanah di Tiga Tempat dan Keluarnya Api dari Yaman

  السّلام عليكم ورحمة الله و بر كاته  ... الحمد لله و الصلاة والسلام على رسول الله و على اله و صحبه اجمعين ꜜꜜꜜ      Sebelum terjadinya hari kiamat, Allah Subhānahu wa Ta’āla akan mengirim angin yang mencabut nyawa semua orang yang beriman, sehingga tidak tersisa di dunia kecuali sejelek-jelek manusia.      Rasulullah shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda : “Kemudian Allah akan mengutus angin yang dingin dari arah Syam maka tidak ada seorang pun di bumi yang di dalam hatinya ada kebaikan atau iman meski sebesar biji sawi kecuali akan dicabut nyawanya oleh angin tersebut. Sampai seandainya salah seorang mereka masuk ke dalam gunung, niscaya angin tersebut akan masuk bersamanya dan mencabut nyawanya. Maka tersisalah sejelek-jelek manusia yang ringan berbuat kerusakan seperti ringannya burung dan mereka ganas dalam berbuat kezhaliman satu dengan yang lain seperti ganasnya hewan buas. Mereka tidak mengenal kebaikan dan tidak mengingkari kemungkaran.” ...

RIYADHUSH SHALIHIN - BAB IKHLAS DAN MENGHADIRKAN NIAT DALAM SEGALA PERBUATAN, PERKATAAN, DAN KEADAAN, BAIK YANG NAMPAK MAUPUN YANG TERSEMBUNYI

Referensi penjelasan detail : Ust.Khalid Basalamah        Ust. Syafiq Riza Basalamah ~~~~~~~~      Allah Ta'ala berfirman : وَمَآ اُمِرُوْٓا اِلَّا لِيَعْبُدُوا اللّٰهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ ەۙ حُنَفَاۤءَ وَيُقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَيُؤْتُوا الزَّكٰوةَ وَذٰلِكَ دِيْنُ الْقَيِّمَةِۗ   ۝٥ "Dan mereka tidak diperintahkan kecuali agar beribadah kepada Allah dengan mengikhlaskan²⁴ agama (ketaatan) kepadaNya juga menjadi orang-orang yang lurus,²⁵ dan juga agar mendirikan shalat dan menunaikkan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar)." (Qs. Al-Bayyinah : 5). ___ ²⁴ Saya katakan, Dalam ayat ini terdapat dalil wajibnya niat dalam seluruh ibadah, baik ibadah tersebut memang tujuan utama seperti shalat misalnya, maupun hanya sebagai perantara untuk ibadah lainnya seperti bersuci. Hal itu karena ikhlas tidak mungkin terjadi tanpa niat. Ini adalah madzhab mayoritas ulama, dan inilah yang benar, yang tidak ada keraguan tentangnya. ___ ²⁵ Y...

HSI-SILSILAH 01- HALAQOH 18 - MERAMAL NASIB DENGAN BINTANG

  السّلام عليكم ورحمة الله و بر كاته   ... الحمد لله و الصلاة والسلام على رسول الله و على اله و صحبه اجمعين ꜜꜜꜜ     Bintang adalah makhluk yang menunjukkan kebesaran Allah penciptanya, Allah telah mengabarkan di dalam Al-Qur'an bahwa bintang ini memiliki 3 faedah : Sebagai perhiasan langit, Sebagai pelempar setan, Sebagai petunjuk manusia, seperti ; Mengetahui arah utara atau selatan, Mengetahui arah daerah, Arah kiblat, atau Mengetahui kapan datangnya musim menanam, musim hujan, Dan lain-lain      Allah Subhanahu Wa Ta'ala tidak menciptakan bintang pun perkara yang lain selain 3 perkara yang di atas.     Seorang salaf Qotadah bin Di'amah As-Sadusi Rahimahullah seorang ulama yang meninggal kurang lebih pada tahun 110 Hijriah, beliau menjelaskan bahwa ;  " Barangsiapa yang meyakini bintang memiliki faedah yang laen selain 3 hal di atas, maka dia telah bersalah dan berbicara tanpa ilmu ". Ucapan ini dikeluarkan oleh Al-Imam Al-Bukhari...