Langsung ke konten utama

HSI-SILSILAH 05 - HALAQOH 56 - Beberapa Contoh Dosa Penyebab Jatuhnya Seseorang ke Dalam Neraka (Bagian 2)

 السّلام عليكم ورحمة الله و بر كاته  ...


الحمد لله و الصلاة والسلام على رسول الله و على اله و صحبه اجمعين

ꜜꜜꜜ

    Diantara dosa yang membahayakan seseorang yang beriman dan bisa menjadi penyebab jatuhnya seseorang ke dalam neraka ketika melewati sirath adalah,

✺ Berdusta Atas Nama Rasulullah Shallallāhu ‘Alayhi Wa Sallam

    Beliau shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda :

… ، مَنْ كَذَبَ عَلَىَّ مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنَ النَّارِ
“Barangsiapa yang berdusta atas namaku dengan sengaja, maka hendaklah dia menyiapkan tempatnya di dalam neraka.” (HR. Bukhari dan Muslim)

    Hendaknya seseorang berhati-hati di dalam menyampaikan hadits dari Nabi shalallahu ‘alayhi wassalam, menjauhi hadits-hadits dhaif dan palsu, baik dalam masalah aqidah, fadhail amal, maupun masalah yang lain.
    Dan bagi yang tidak mampu menghukumi sendiri sebuah hadits, maka hendaknya dia taqlid dengan ulama atau ustadz yang dia anggap paling ahli di dalam hadits.

Di antara dosa tersebut adalah:
✺ Dosa Lisan dan Kemaluan

    Nabi Muhammad shallallāhu ‘alayhi wa sallam pernah ditanya tentang perkara yang paling banyak memasukkan manusia di dalam neraka.

    Maka Beliau shallallāhu ‘alayhi wa sallam mengatakan :

… اْلفَمُ وَ اْلفَرَجُ
“Mulut dan kemaluan.” (Hadits Shahih Riwayat Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Dosa yang dilakukan mulut, seperti:

  • Dusta,
  • Membicarakan kejelekan orang lain,
  • Mengadu domba,
  • Berfatwa tanpa ilmu,
  • Menuduh tanpa hak,
  • Makan dan minum yang haram,
  • Dan lain-lain.

Dosa yang dilakukan kemaluan, seperti:

  • Berzina,
  • Liwath,
  • Dan lain-lain.

Dan di antara dosa tersebut adalah:
✺ Sombong
    Rasulullah shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda yang artinya :
“Tidak akan masuk surga, orang yang di dalam hatinya ada seberat zarrah-pun dari kesombongan.”

    “Seorang laki-laki bertanya:
Sesungguhnya seseorang senang apabila bajunya bagus dan sandalnya bagus.
    Maka Beliau shallallāhu ‘alayhi wa sallam berkata :
Sesungguhnya Allah adalah indah dan mencintai keindahan.
Yang dimaksud dengan kesombongan adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia.”
(HR. Muslim)

    Ucapan Beliau shallallāhu ‘alayhi wa sallam tidak akan masuk surga adalah ancaman bagi pelakunya, bahwasanya dia bukan termasuk orang-orang yang pertama-tama masuk surga.
Dan balasan kesombongan dia adalah masuk neraka terlebih dahulu.

    Marilah kita belajar menerima kebenaran dari manapun datangnya. Karena pada hakikatnya kebenaran adalah dari Allah Subhānahu wa Ta’āla.
    Dan janganlah kita meremehkan orang lain, karena ilmu, harta, jabatan atau gelar yang kita miliki.
    Karena Allah Subhānahu wa Ta’āla yang telah memberikan kepada kita kenikmatan-kenikmatan tersebut, mampu untuk memberikan kepada orang lain yang semisal atau yang lebih baik kapan Allah kehendaki.

Semakin seseorang rendah hati karena Allah maka Allah akan semakin mengangkat derajatnya.

Di antara dosa tersebut adalah
✺ Dosa Memakan Makanan yang Haram
    Rasulullah shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda :
“Sesungguhnya tidaklah tumbuh daging dari makanan yang haram, kecuali neraka lebih pantas bagi daging tersebut.” (Hadits Shahih Riwayat Tirmidzi).

Seorang muslim hendaknya sangat berhati-hati di dalam mencari rezeki untuk diri-sendiri dan keluarga.

  • Tidak memakan dan memberi makan, kecuali setelah yakin itu halal.
  • Hendaknya dia menjauhi:
    • Riba,
    • Memakan harta orang lain tanpa hak,
    • Uang suap,
    • Kurang di dalam menimbang
    • dan segala jenis harta haram lainnya.

Dan di antara dosa yang dapat menjadi sebab jatuhnya seseorang ke dalam neraka adalah,


✺ Tidak Ikhlas di Dalam Menuntut Ilmu
➠ maksudnya ilmu agama.

    Rasulullah shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda yang artinya:
“Barangsiapa yang menuntut ilmu, yang sebenarnya digunakan untuk mencari ridha Allah, dia tidak menuntut ilmu tersebut kecuali untuk mencari dunia, maka dia tidak akan mencium bau surga pada hari kiamat.” (Hadits Shahih Riwayat Abu Daud).

    Di dalam hadits yang lain Beliau shallallāhu ‘alayhi wa sallam mengabarkan:
“Bahwasanya barangsiapa yang menuntut ilmu hanya untuk menyombongkan diri di hadapan para ulama atau berdebat dengan orang-orang bodoh, maka ancamannya adalah neraka.” (Hadits Shahih Riwayat Ibnu Majah).

Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya

** Materi audio ini disampaikan di dalam grup WA Halaqah Silsilah Ilmiyyah (HSI) Abdullah Roy.

و السّلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RIYADHUSH SHALIHIN - BAB IKHLAS DAN MENGHADIRKAN NIAT DALAM SEGALA PERBUATAN, PERKATAAN, DAN KEADAAN, BAIK YANG NAMPAK MAUPUN YANG TERSEMBUNYI

Referensi penjelasan detail : Ust.Khalid Basalamah        Ust. Syafiq Riza Basalamah ~~~~~~~~      Allah Ta'ala berfirman : وَمَآ اُمِرُوْٓا اِلَّا لِيَعْبُدُوا اللّٰهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ ەۙ حُنَفَاۤءَ وَيُقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَيُؤْتُوا الزَّكٰوةَ وَذٰلِكَ دِيْنُ الْقَيِّمَةِۗ   ۝٥ "Dan mereka tidak diperintahkan kecuali agar beribadah kepada Allah dengan mengikhlaskan²⁴ agama (ketaatan) kepadaNya juga menjadi orang-orang yang lurus,²⁵ dan juga agar mendirikan shalat dan menunaikkan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar)." (Qs. Al-Bayyinah : 5). ___ ²⁴ Saya katakan, Dalam ayat ini terdapat dalil wajibnya niat dalam seluruh ibadah, baik ibadah tersebut memang tujuan utama seperti shalat misalnya, maupun hanya sebagai perantara untuk ibadah lainnya seperti bersuci. Hal itu karena ikhlas tidak mungkin terjadi tanpa niat. Ini adalah madzhab mayoritas ulama, dan inilah yang benar, yang tidak ada keraguan tentangnya. ___ ²⁵ Y...

HSI-SILSILAH 05 - HALAQOH 14 - Tanda-Tanda Besar Dekatnya Hari Kiamat

 السّلام عليكم ورحمة الله و بر كاته  ... الحمد لله و الصلاة والسلام على رسول الله و على اله و صحبه اجمعين ꜜꜜꜜ Tanda-tanda besar dekatnya hari kiamat adalah 10 tanda menjelang datangnya hari kiamat. Yang apabila sudah muncul 10 tanda tersebut, maka akan terjadilah hari kiamat. Tanda-tanda besar tersebut apabila muncul satu, maka akan segera diikuti oleh yang lain. Suatu saat Nabi Muhammad shallallāhu ‘alayhi wa sallam melihat para Shahābat sedang saling berbicara.      Maka Beliau bertanya, “Apa yang sedang kalian bicarakan?”      Merekapun menjawab, “Kami sedang mengingat hari kiamat.”      Maka, Beliau Shallallāhu ‘Alayhi wa Sallam bersabda : إِنَّهَا لَنْ تَقُومَ حَتَّى تَرَوْنَ قَبْلَهَا عَشْرَ آيَاتٍ “Sesungguhnya tidak akan bangkit hari kiamat tersebut sampai kalian melihat sebelumnya 10 tanda-tanda.” Kemudian Beliau Shallallāhu ‘Alayhi wa Sallam menyebutkan 10 tanda tersebut. Asap Dajjal Daabbah (seekor hewan melata) Terbitnya...

#I.1 BERHENTI MENJADI "PEOPLE PLEASER !" - Tentang Kapan Harus Peduli dan Kapan Harus Tidak Ambil Pusing

Ajukan pertanyaan berikut kepada diri sendiri : Apakah saya stres, memiliki jadwal yang terlalu padat, dan/ atau merasa kewalahan ? Jika jawabannya "ya" untuk yang mana pun, berhentilah sejenak dan tanyakan : Mengapa ? Saya berani menebak jawaban yaitu : karena Anda terlalu banyak ambil pusing. Atau, lebih spesifik, karena Anda berpikir Anda wajib memusingkan semuanya. Saya siap membantu. Di sepanjang Artikel ini dan lanjutannya, Anda akan melihat istilah ambil pusing digunakan dalam dua cara : * Ada makna tidak formal dari sikap peduli terhadap sesuatu, yang dipertimbangkan untuk Langkah 1 (memutuskan apa yang tidak usah Anda pusingkan). * Ada makna harfiah dari sikap sungguh peduli kepada seseorang atau sesuatu, dalam bentuk waktu, energi, dan/ atau uang. Ini dipertimbangkan untuk Langkah 2 (tidak ambil pusing tentang semua itu). Dalam kedua makna tadi, cara satu-satunya untuk mengubah hidup Anda menjadi lebih baik adalah dengan berhenti ambil pusing atas banyak di antarany...