Langsung ke konten utama

HSI-SILSILAH 05 - HALAQOH 37 - Datangnya Allah Subhānahu Wa Ta’āla Untuk Memberi Keputusan

 السّلام عليكم ورحمة الله و بر كاته  ...


الحمد لله و الصلاة والسلام على رسول الله و على اله و صحبه اجمعين

ꜜꜜꜜ

    Setelah Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam diizinkan untuk melakukan syafa’at dan diterima syafa’atnya oleh Allah, maka Allah Subhānahu wa Ta’āla akan datang untuk memberi keputusan bagi penduduk mahsyar dan menghisab amalan-amalan mereka.

    Allah datang dengan cara yang sesuai dengan keagungan Allah Subhānahu wa Ta’āla, tidak mengetahui bagaimananya kecuali Allah Subhānahu wa Ta’āla.

Kewajiban kita adalah beriman bahwasanya Allah akan datang.

  • Tidak boleh kita ingkari.
  • Tidak boleh kita serupakan datangnya Allah Subhānahu wa Ta’āla dengan datangnya makhluk.
  • Dan tidak boleh kita takwil dengan mengatakan bahwasanya yang datang adalah perintah-Nya atau urusan-Nya atau adzabNya.
  • Langit akan pecah dengan awan putih, Allahu a’lam dengan hakikatnya.
  • Akan diturunkan para malaikat dan mereka akan datang dengan bershaf-shaf.

Allah Subhānahu wa Ta’āla berfirman:

ﻭَﺟَﺎﺀَ ﺭَﺑُّﻚَ ﻭَﺍﻟْﻤَﻠَﻚُ ﺻَﻔًّﺎ ﺻَﻔًّﺎ
“Dan datanglah Rabbmu dan para malaikat bershaf-shaf.” (QS Al Fajr: 22)

Allah Subhānahu wa Ta’āla juga berfirman:

ﻭَﻳَﻮْﻡَ ﺗَﺸَﻘَّﻖُ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﺀ ﺑِﺎﻟْﻐَﻤَﺎﻡِ ﻭَﻧُﺰِّﻝَ ﺍﻟْﻤَﻠَﺎﺋِﻜَﺔُ ﺗَﻨﺰِﻳلًا
“Dan hari dimana langit akan pecah dengan awan putih dan diturunkan para malaikat.” (QS Al Furqan: 25)


  • Ketika Allah datang bersinarlah bumi dengan cahaya Allah dan didatangkan para nabi dan para malaikat pencatat amal yang baik maupun yang jelek yang mereka akan dijadikan saksi.
ﻭَﺃَﺷْﺮَﻗَﺖِ ﺍﻟْﺄَﺭْﺽُ ﺑِﻨُﻮﺭِ ﺭَﺑِّﻬَﺎ ﻭَﻭُﺿِﻊَ ﺍﻟْﻜِﺘَﺎﺏُ ﻭَﺟِﻲﺀَ ﺑِﺎﻟﻨَّﺒِﻴِّﻴﻦَ ﻭَﺍﻟﺸُّﻬَﺪَﺍﺀِ ﻭَﻗُﻀِﻲَ ﺑَﻴْﻨَﻬُﻢْ ﺑِﺎﻟْﺤَﻖِّ ﻭَﻫُﻢْ لَا ﻳُﻈْﻠَﻤُﻮﻥَ
“Dan bumi akan menjadi terang dengan cahaya Rabbnya dan diletakkan kitab-kitab dan didatangkan para nabi dan juga para syuhada (yaitu para malaikat) dan akan diputuskan diantara mereka dengan haq dan mereka tidak akan dizhalimi.” (QS Az Zumar: 69)
  • Allah akan melipat langit.
ﻳَﻮْﻡَ ﻧَﻄْﻮِﻱ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﺀَ ﻛَﻄَﻲِّ ﺍﻟﺴِّﺠِﻞِّ ﻟِﻠْﻜُﺘُﺐِ ۚ
“Hari dimana Kami akan menggulung langit seperti menggulung lembaran-lembaran kertas.”
(QS Al Anbiya’: 104)
  • Allah akan menggenggam bumi dan melipat langit dengan tangan kanan-Nya kemudian berkata: “Aku adalah Raja dimana raja-raja bumi?” (Hadits shahih riwayat Bukhari & Muslim)
  • Suara Allah didengar penduduk mahsyar yang jauh maupun yang dekat, sebagaimana dalam Shahih Bukhari.
  • Dialah Allah Subhānahu wa Ta’āla, Māliki Yaumiddīn, yaitu Raja yang menguasai hari pembalasan.

Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya

** Materi audio ini disampaikan di dalam grup WA Halaqah Silsilah Ilmiyyah (HSI) Abdullah Roy.

و السّلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HSI-SILSILAH 05 - HALAQOH 25 - Meninggalnya Orang-Orang Beriman Sebelum Hari Kiamat, Terbenamnya Tanah di Tiga Tempat dan Keluarnya Api dari Yaman

  السّلام عليكم ورحمة الله و بر كاته  ... الحمد لله و الصلاة والسلام على رسول الله و على اله و صحبه اجمعين ꜜꜜꜜ      Sebelum terjadinya hari kiamat, Allah Subhānahu wa Ta’āla akan mengirim angin yang mencabut nyawa semua orang yang beriman, sehingga tidak tersisa di dunia kecuali sejelek-jelek manusia.      Rasulullah shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda : “Kemudian Allah akan mengutus angin yang dingin dari arah Syam maka tidak ada seorang pun di bumi yang di dalam hatinya ada kebaikan atau iman meski sebesar biji sawi kecuali akan dicabut nyawanya oleh angin tersebut. Sampai seandainya salah seorang mereka masuk ke dalam gunung, niscaya angin tersebut akan masuk bersamanya dan mencabut nyawanya. Maka tersisalah sejelek-jelek manusia yang ringan berbuat kerusakan seperti ringannya burung dan mereka ganas dalam berbuat kezhaliman satu dengan yang lain seperti ganasnya hewan buas. Mereka tidak mengenal kebaikan dan tidak mengingkari kemungkaran.” ...

RIYADHUSH SHALIHIN - BAB IKHLAS DAN MENGHADIRKAN NIAT DALAM SEGALA PERBUATAN, PERKATAAN, DAN KEADAAN, BAIK YANG NAMPAK MAUPUN YANG TERSEMBUNYI

Referensi penjelasan detail : Ust.Khalid Basalamah        Ust. Syafiq Riza Basalamah ~~~~~~~~      Allah Ta'ala berfirman : وَمَآ اُمِرُوْٓا اِلَّا لِيَعْبُدُوا اللّٰهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ ەۙ حُنَفَاۤءَ وَيُقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَيُؤْتُوا الزَّكٰوةَ وَذٰلِكَ دِيْنُ الْقَيِّمَةِۗ   ۝٥ "Dan mereka tidak diperintahkan kecuali agar beribadah kepada Allah dengan mengikhlaskan²⁴ agama (ketaatan) kepadaNya juga menjadi orang-orang yang lurus,²⁵ dan juga agar mendirikan shalat dan menunaikkan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar)." (Qs. Al-Bayyinah : 5). ___ ²⁴ Saya katakan, Dalam ayat ini terdapat dalil wajibnya niat dalam seluruh ibadah, baik ibadah tersebut memang tujuan utama seperti shalat misalnya, maupun hanya sebagai perantara untuk ibadah lainnya seperti bersuci. Hal itu karena ikhlas tidak mungkin terjadi tanpa niat. Ini adalah madzhab mayoritas ulama, dan inilah yang benar, yang tidak ada keraguan tentangnya. ___ ²⁵ Y...

HSI-SILSILAH 01- HALAQOH 18 - MERAMAL NASIB DENGAN BINTANG

  السّلام عليكم ورحمة الله و بر كاته   ... الحمد لله و الصلاة والسلام على رسول الله و على اله و صحبه اجمعين ꜜꜜꜜ     Bintang adalah makhluk yang menunjukkan kebesaran Allah penciptanya, Allah telah mengabarkan di dalam Al-Qur'an bahwa bintang ini memiliki 3 faedah : Sebagai perhiasan langit, Sebagai pelempar setan, Sebagai petunjuk manusia, seperti ; Mengetahui arah utara atau selatan, Mengetahui arah daerah, Arah kiblat, atau Mengetahui kapan datangnya musim menanam, musim hujan, Dan lain-lain      Allah Subhanahu Wa Ta'ala tidak menciptakan bintang pun perkara yang lain selain 3 perkara yang di atas.     Seorang salaf Qotadah bin Di'amah As-Sadusi Rahimahullah seorang ulama yang meninggal kurang lebih pada tahun 110 Hijriah, beliau menjelaskan bahwa ;  " Barangsiapa yang meyakini bintang memiliki faedah yang laen selain 3 hal di atas, maka dia telah bersalah dan berbicara tanpa ilmu ". Ucapan ini dikeluarkan oleh Al-Imam Al-Bukhari...