Langsung ke konten utama

HSI-SILSILAH 05 - HALAQOH 32 - Al-Hasyr/ Pengumpulan (Bagian 2)

السّلام عليكم ورحمة الله و بر كاته  ...


الحمد لله و الصلاة والسلام على رسول الله و على اله و صحبه اجمعين

ꜜꜜꜜ

    Di Padang Mahsyar akan didekatkan matahari sejarak 1 mil sehingga manusia mendapatkan kesusahan yang sangat.

    Mereka berkeringat sesuai dengan kadar amalannya, yaitu kadar dosanya. Ada yang keringatnya sampai :

  • Kedua mata kaki
  • Kedua lututnya
  • Pinggangnya
  • Bahkan ada yang sampai mulutnya.
(Hadits shahih riwayat Muslim)

    Salah seorang rawi Sulaim Ibn ‘Āmir, beliau mengatakan :
⇨ Demi Allah saya tidak tahu apa yang Beliau shallallāhu ‘alayhi wa sallam maksud dengan 1 mil di sini; apakah “jarak” atau “mil” yang berarti alat pencelak mata.

Dan Allah ‘Azza wa Jalla adalah Dzat Yang Maha Mampu untuk melakukan segala sesuatu.

    Di dalam waktu yang sangat lama di Padang Mahsyar mereka menunggu hari keputusan. Satu hari di sana seperti 50.000 tahun di dunia.

Namun Allah Azza wa Jalla akan meringankan hari tersebut bagi orang-orang yang beriman.

Allah Subhānahu wa Ta’āla berfirman :

تَعۡرُجُ ٱلۡمَلَـٰٓٮِٕڪَةُ وَٱلرُّوحُ إِلَيۡهِ فِى يَوۡمٍ۬ كَانَ مِقۡدَارُهُ ۥ خَمۡسِينَ أَلۡفَ سَنَةٍ۬
“Para malaikat dan Jibril akan naik kepada Allah Subhānahu wa Ta’āla pada waktu dimana satu hari di sana seperti 50.000 tahun di dunia.”
(QS Al Ma’arij: 4)

Di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Muslim disebutkan bahwasanya:
    Orang yang tidak membayar zakat hartanya, dia akan tersiksa dengan hartanya tersebut sampai hari keputusan.

Disebutkan di dalam hadits tersebut bahwasanya satu hari di situ seperti 50.000 tahun di dunia.

Rasulullah shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:

يَقُوْمُ النَّاسُ لِرَبِّ الْعَالَمِيْنَ مِقْدَارَ نِصْفِ يَوْمٍ مِنْ خَمْسِيْنَ أَلْفَ سَنَةٍ فَيَهُونُ ذَلِكَ اليوم عَلَى الْمُؤْمِنِ كَتَدَلِّي الشَّمْسِ لِلْغُرُوْبِ إِلىَ أَنْ تَغْرُبَ
“Manusia akan berdiri untuk Allah Rabbul ‘Alamin pada saat itu selama setengah hari dari 50.000 tahun di dunia. Dan akan diringankan bagi orang yang beriman. Setengah hari tersebut seperti waktu antara menjelang tenggelamnya matahari sampai tenggelamnya matahari.”
(Hadits shahih riwayat Ibnu Hibban)

Di dalam hadits yang lain Beliau shallallāhu ‘alayhi wa sallam mengatakan :

يجمع الله الأولين والآخرين لميقات يوم معلوم قياما أربعين سنة ، شاخصة أبصارهم إلى السماء، ينتظرون فصل القضاء
“Allah akan mengumpulkan orang-orang yang dahulu dan yang akhir pada waktu yang diketahui, dalam keadaan berdiri selama 40 tahun, dalam keadaan tajam pandangan mereka memandang ke langit menunggu waktu keputusan dari Allah ‘Azza wa Jalla.”
(Hadits shahih diriwayatkan oleh Thabrāni di dalam Al Mu’jamul Kabīr)

⇒ Ada yang mengatakan bahwa perbedaan waktu tersebut tergantung amalan seseorang di dunia.
Wallahu A’lamu bishshawāb.

Dan saat itulah manusia menyadari bahwa kehidupan dunia hanyalah sesaat saja.

Allah Subhānahu wa Ta’āla berfirman:

وَيَوۡمَ يَحۡشُرُهُمۡ كَأَن لَّمۡ يَلۡبَثُوٓاْ إِلَّا سَاعَةً۬ مِّنَ ٱلنَّہَارِ يَتَعَارَفُونَ بَيۡنَہُمۡ‌ۚ
“Dan pada hari di mana Allah Subhānahu wa Ta’āla akan mengumpulkan mereka. Mereka merasa seakan-akan mereka tidak tinggal di dunia kecuali sekejap saja di siang hari dan pada saat itu mereka saling mengenal di antara mereka.” (QS Yunus: 45)

Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya

** Materi audio ini disampaikan di dalam grup WA Halaqah Silsilah Ilmiyyah (HSI) Abdullah Roy.

و السّلام عليكم ورحمة الله وبركاته


Komentar

Postingan populer dari blog ini

RIYADHUSH SHALIHIN - BAB IKHLAS DAN MENGHADIRKAN NIAT DALAM SEGALA PERBUATAN, PERKATAAN, DAN KEADAAN, BAIK YANG NAMPAK MAUPUN YANG TERSEMBUNYI

Referensi penjelasan detail : Ust.Khalid Basalamah        Ust. Syafiq Riza Basalamah ~~~~~~~~      Allah Ta'ala berfirman : وَمَآ اُمِرُوْٓا اِلَّا لِيَعْبُدُوا اللّٰهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ ەۙ حُنَفَاۤءَ وَيُقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَيُؤْتُوا الزَّكٰوةَ وَذٰلِكَ دِيْنُ الْقَيِّمَةِۗ   ۝٥ "Dan mereka tidak diperintahkan kecuali agar beribadah kepada Allah dengan mengikhlaskan²⁴ agama (ketaatan) kepadaNya juga menjadi orang-orang yang lurus,²⁵ dan juga agar mendirikan shalat dan menunaikkan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar)." (Qs. Al-Bayyinah : 5). ___ ²⁴ Saya katakan, Dalam ayat ini terdapat dalil wajibnya niat dalam seluruh ibadah, baik ibadah tersebut memang tujuan utama seperti shalat misalnya, maupun hanya sebagai perantara untuk ibadah lainnya seperti bersuci. Hal itu karena ikhlas tidak mungkin terjadi tanpa niat. Ini adalah madzhab mayoritas ulama, dan inilah yang benar, yang tidak ada keraguan tentangnya. ___ ²⁵ Y...

HSI-SILSILAH 05 - HALAQOH 14 - Tanda-Tanda Besar Dekatnya Hari Kiamat

 السّلام عليكم ورحمة الله و بر كاته  ... الحمد لله و الصلاة والسلام على رسول الله و على اله و صحبه اجمعين ꜜꜜꜜ Tanda-tanda besar dekatnya hari kiamat adalah 10 tanda menjelang datangnya hari kiamat. Yang apabila sudah muncul 10 tanda tersebut, maka akan terjadilah hari kiamat. Tanda-tanda besar tersebut apabila muncul satu, maka akan segera diikuti oleh yang lain. Suatu saat Nabi Muhammad shallallāhu ‘alayhi wa sallam melihat para Shahābat sedang saling berbicara.      Maka Beliau bertanya, “Apa yang sedang kalian bicarakan?”      Merekapun menjawab, “Kami sedang mengingat hari kiamat.”      Maka, Beliau Shallallāhu ‘Alayhi wa Sallam bersabda : إِنَّهَا لَنْ تَقُومَ حَتَّى تَرَوْنَ قَبْلَهَا عَشْرَ آيَاتٍ “Sesungguhnya tidak akan bangkit hari kiamat tersebut sampai kalian melihat sebelumnya 10 tanda-tanda.” Kemudian Beliau Shallallāhu ‘Alayhi wa Sallam menyebutkan 10 tanda tersebut. Asap Dajjal Daabbah (seekor hewan melata) Terbitnya...

KISAH ORANG SHALIH - ABU SULAIMAN AD-DARANI (Aku Pantas Menangis)

  ┈┈◅◁◈◈▷▻┈┈ ABU SULAIMAN AD-DARANI Aku Pantas Menangis ┈┈◅◁◈◈▷▻┈┈     Ahmad bin Abu al-Hawari berkata,     "Ketika aku menemui Abu Sulaiman ad-Darani, ia sedang menangis, maka aku bertanya, 'Tuan, apa yang membuat Anda menangis ?'     Dia menjawab, 'Wahai Ahmad, orang-orang yang mencintai Allah, jika hari telah malam, mereka mulai membentangkan telapak kaki mereka (berdiri mengerjakan shalat), lalu air mata mereka membasahi pipi dalam rukuk dan sujud. Ketika mereka sedang dalam keadaan demikian itu, Allah Subhanahu Wa Ta'ala menyaksikan mereka memanggil,  'Wahai Jibril, demi MataKu, siapakah yang sedang membaca Firman-Firman-Ku dengan penuh kenikmatan itu dan damai dalam ber munajat kepadaKu? Sesungguhnya Aku mengawasi mereka, mendengar perkataan, melihat rintihan dan tangis mereka ! Serulah wahai Jibril dan tanyakan kepada mereka, 'Kegundahan apa yang Aku lihat pada kalian ini ? Apakah telah datang seseorang kepada kalian yang menyampaikan berit...