Langsung ke konten utama

KISAH ORANG SHALIH - ABU BAKAR ASH-SHIDDIQ (Berkah Makanan)

 ┈┈◅◁◈◈▷▻┈┈

ABU BAKAR ASH-SHIDDIQ

Berkah Makanan

┈┈◅◁◈◈▷▻┈┈

    Abdurrahman, putra Abu Bakar sendiri, bertutur,

    "Pernah (bapakku) Abu Bakar membawa sejumlah tamu beliau. Hari itu hingga sore hari beliau berada di rumah Nabi Sholallahu 'Alayhi wa Sallam. Ketika ayahku tiba (pulang), ibuku berkata, "Tengoklah tamu-tamumu'. Abu Bakar bertanya, 'Apakah kamu tidak menjamunya makan malam ?' Istri Abu Bakar berkata, 'Kami telah menghidangkan jamuan makan malam tetapi mereka menolak (makan hingga Anda datang)'.

    Maka Abu Bakar marah, bahkan kesal dan bersumpah tidak akan memberinya makan. Sementara itu aku bersembunyi. Abu Bakar memanggil, 'Wahai Ghuntsar'. Maka istri Abu Bakar juga bersumpah tidak akan memakannya sebelum Abu Bakar memakannya.

    Maka Abu Bakar berkata, 'Sepertinya sumpah serapah ini datang dari setan'. Kemudian Abu Bakar meminta makanan tersebut dibawa, lalu beliau mulai makan dan mereka pun makan, dan tiba-tiba makanan tersebut menjadi banyak, setiap kali mereka mengangkat tangan mereka, setiap kali juga makanan itu semakin bertambah lebih banyak.

    Abu Bakar berkata, 'Wahai saudariku dari bani Firas (memanggil istrinya), lihatlah, apa yang terjadi pada makanan ini ?'

    Istrinya menjawab, 'Sungguh pemandangannya yang indah, makanan ini menjadi lebih banyak dari sebelum kita memakannya'. Kemudian mereka semua makan dan mengirim sebagian makanan itu kepada Rasulullah Sholallahu 'Alayhi Wa Sallam.

    Dan diriwayatkan pula bahwa beliau Sholallahu 'Alayhi Wa Sallam menyantap sebagian makanan tersebut."³⁰


_____________________"³⁰ Diriwayatkan oleh al-Bukhari, 6141; Muslim, 2057; Ahmad, 1/197.


☸☸☸☸☸

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RIYADHUSH SHALIHIN - BAB IKHLAS DAN MENGHADIRKAN NIAT DALAM SEGALA PERBUATAN, PERKATAAN, DAN KEADAAN, BAIK YANG NAMPAK MAUPUN YANG TERSEMBUNYI

Referensi penjelasan detail : Ust.Khalid Basalamah        Ust. Syafiq Riza Basalamah ~~~~~~~~      Allah Ta'ala berfirman : وَمَآ اُمِرُوْٓا اِلَّا لِيَعْبُدُوا اللّٰهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ ەۙ حُنَفَاۤءَ وَيُقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَيُؤْتُوا الزَّكٰوةَ وَذٰلِكَ دِيْنُ الْقَيِّمَةِۗ   ۝٥ "Dan mereka tidak diperintahkan kecuali agar beribadah kepada Allah dengan mengikhlaskan²⁴ agama (ketaatan) kepadaNya juga menjadi orang-orang yang lurus,²⁵ dan juga agar mendirikan shalat dan menunaikkan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar)." (Qs. Al-Bayyinah : 5). ___ ²⁴ Saya katakan, Dalam ayat ini terdapat dalil wajibnya niat dalam seluruh ibadah, baik ibadah tersebut memang tujuan utama seperti shalat misalnya, maupun hanya sebagai perantara untuk ibadah lainnya seperti bersuci. Hal itu karena ikhlas tidak mungkin terjadi tanpa niat. Ini adalah madzhab mayoritas ulama, dan inilah yang benar, yang tidak ada keraguan tentangnya. ___ ²⁵ Y...

HSI-SILSILAH 05 - HALAQOH 14 - Tanda-Tanda Besar Dekatnya Hari Kiamat

 السّلام عليكم ورحمة الله و بر كاته  ... الحمد لله و الصلاة والسلام على رسول الله و على اله و صحبه اجمعين ꜜꜜꜜ Tanda-tanda besar dekatnya hari kiamat adalah 10 tanda menjelang datangnya hari kiamat. Yang apabila sudah muncul 10 tanda tersebut, maka akan terjadilah hari kiamat. Tanda-tanda besar tersebut apabila muncul satu, maka akan segera diikuti oleh yang lain. Suatu saat Nabi Muhammad shallallāhu ‘alayhi wa sallam melihat para Shahābat sedang saling berbicara.      Maka Beliau bertanya, “Apa yang sedang kalian bicarakan?”      Merekapun menjawab, “Kami sedang mengingat hari kiamat.”      Maka, Beliau Shallallāhu ‘Alayhi wa Sallam bersabda : إِنَّهَا لَنْ تَقُومَ حَتَّى تَرَوْنَ قَبْلَهَا عَشْرَ آيَاتٍ “Sesungguhnya tidak akan bangkit hari kiamat tersebut sampai kalian melihat sebelumnya 10 tanda-tanda.” Kemudian Beliau Shallallāhu ‘Alayhi wa Sallam menyebutkan 10 tanda tersebut. Asap Dajjal Daabbah (seekor hewan melata) Terbitnya...

#I.1 BERHENTI MENJADI "PEOPLE PLEASER !" - Tentang Kapan Harus Peduli dan Kapan Harus Tidak Ambil Pusing

Ajukan pertanyaan berikut kepada diri sendiri : Apakah saya stres, memiliki jadwal yang terlalu padat, dan/ atau merasa kewalahan ? Jika jawabannya "ya" untuk yang mana pun, berhentilah sejenak dan tanyakan : Mengapa ? Saya berani menebak jawaban yaitu : karena Anda terlalu banyak ambil pusing. Atau, lebih spesifik, karena Anda berpikir Anda wajib memusingkan semuanya. Saya siap membantu. Di sepanjang Artikel ini dan lanjutannya, Anda akan melihat istilah ambil pusing digunakan dalam dua cara : * Ada makna tidak formal dari sikap peduli terhadap sesuatu, yang dipertimbangkan untuk Langkah 1 (memutuskan apa yang tidak usah Anda pusingkan). * Ada makna harfiah dari sikap sungguh peduli kepada seseorang atau sesuatu, dalam bentuk waktu, energi, dan/ atau uang. Ini dipertimbangkan untuk Langkah 2 (tidak ambil pusing tentang semua itu). Dalam kedua makna tadi, cara satu-satunya untuk mengubah hidup Anda menjadi lebih baik adalah dengan berhenti ambil pusing atas banyak di antarany...