Langsung ke konten utama

HSI-SILSILAH 04 - HALAQOH 07 - Rukun Iman

 السّلام عليكم ورحمة الله و بر كاته  ...


الحمد لله و الصلاة والسلام على رسول الله و على اله و صحبه اجمعين

ꜜꜜꜜ

    Amalan bathin yang paling penting di dalam syariat islam yang dibawa oleh Rasulullah shallallāhu ‘alayhi wa sallam adalah Rukun Iman yang jumlahnya ada enam, sebagaimana sabda Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam ketika Beliau ditanya tentang “Apa itu iman?” :

ﺃَﻥْ ﺗُﺆْﻣِﻦَ ﺑِﺎﻟﻠﻪِ ﻭَﻣَﻼَﺋِﻜَﺘِﻪِ ﻭَﻛُﺘُﺒِﻪِ ﻭَﺭُﺳُﻮْﻟِﻪِ ﻭَﺍﻟْﻴَﻮْﻡِ ﺍﻵﺧِﺮِ ﻭَﺗُﺆْﻣِﻦَ ﺑِﺎﻟْﻘَﺪَﺭِ ﺧَﻴْﺮِﻩِ ﻭَ شَرِّهِ

“Engkau beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, Rasul-rasul-Nya, hari akhir dan engkau beriman dengan takdir yang baik maupun yang buruk”. (HR Muslim)

✽ Rukun Iman Ke-1
    Beriman kepada Allah.
Telah kita bahas dalam Silsilah ‘Ilmiah yang Pertama dan Kedua.

✽ Rukun Iman Ke-2
    Beriman kepada malaikat adalah :

  • Beriman dengan keberadaannya.
  • Beriman dengan nama-nama sebagian mereka.
  • Beriman dengan sifat-sifat malaikat.
  • Dan beriman dengan tugas-tugas mereka yang tersebut dalam Al Quran dan juga hadits yang shahih.

✽ Rukun Iman Ke-3
    Beriman kepada kitab-kitab Allah, adalah :

  • Beriman bahwa kitab-kitab tersebut berasal dari Allah Subhānahu wa Ta’āla berisi petunjuk bagi manusia.
  • Beriman dengan sebagian nama-nama dari kitab-kitab yang sudah Allah turunkan seperti shuhuf Ibrahim, Zabur, Taurat, Injil, dan juga Al Quran.

✽ Rukun Iman Ke-4

    Beriman kepada para Rasul adalah :

  • Beriman bahwa kerasulan adalah pilihan semata dari Allah.
  • Beriman bahwasanya para Rasul adalah sebaik-baik manusia.
  • Beriman dengan beberapa kekhususan para Rasul ‘aliayhimussalām.
  • Beriman bahwasanya dakwah mereka satu.
  • Dan lain-lain.

✽ Rukun Iman Ke-5
    Beriman kepada hari akhir.
Adalah beriman dengan segala hal yang berkaitan dengan hari akhir, seperti :

  • Fitnah kubur
  • Nikmat dan juga azab kubur
  • Tanda-tanda dekatnya hari kiamat
  • Ditiupnya sangkakala
  • Kebangkitan manusia
  • Sampai masuknya manusia ke dalam surga ataupun neraka.

Kemudian yang terakhir,

✽ Rukun Iman Ke-6
    Beriman kepada takdir.
Adalah beriman bahwasanya Allah Subhānahu wa Ta’āla :

  • Mengetahui segala sesuatu.
  • Menulis segala sesuatu dan terjadi segala sesuatu dengan kehendak Allah, dan
  • Dia-lah Allah Subhānahu wa Ta’āla yang menciptakan segala sesuatu.

    Hendaknya seorang Muslim dan juga Muslimah memberikan perhatian yang besar terhadap 6 Rukun Iman ini.

    Dan insya Allah akan kita bahas rukun iman ini secara lebih terperinci pada silsilah ilmiyyah berikutnya, dan sampai bertemu kembali.

وبا لله التوفيق والهداية
و السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HSI-SILSILAH 05 - HALAQOH 25 - Meninggalnya Orang-Orang Beriman Sebelum Hari Kiamat, Terbenamnya Tanah di Tiga Tempat dan Keluarnya Api dari Yaman

  السّلام عليكم ورحمة الله و بر كاته  ... الحمد لله و الصلاة والسلام على رسول الله و على اله و صحبه اجمعين ꜜꜜꜜ      Sebelum terjadinya hari kiamat, Allah Subhānahu wa Ta’āla akan mengirim angin yang mencabut nyawa semua orang yang beriman, sehingga tidak tersisa di dunia kecuali sejelek-jelek manusia.      Rasulullah shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda : “Kemudian Allah akan mengutus angin yang dingin dari arah Syam maka tidak ada seorang pun di bumi yang di dalam hatinya ada kebaikan atau iman meski sebesar biji sawi kecuali akan dicabut nyawanya oleh angin tersebut. Sampai seandainya salah seorang mereka masuk ke dalam gunung, niscaya angin tersebut akan masuk bersamanya dan mencabut nyawanya. Maka tersisalah sejelek-jelek manusia yang ringan berbuat kerusakan seperti ringannya burung dan mereka ganas dalam berbuat kezhaliman satu dengan yang lain seperti ganasnya hewan buas. Mereka tidak mengenal kebaikan dan tidak mengingkari kemungkaran.” ...

RIYADHUSH SHALIHIN - BAB IKHLAS DAN MENGHADIRKAN NIAT DALAM SEGALA PERBUATAN, PERKATAAN, DAN KEADAAN, BAIK YANG NAMPAK MAUPUN YANG TERSEMBUNYI

Referensi penjelasan detail : Ust.Khalid Basalamah        Ust. Syafiq Riza Basalamah ~~~~~~~~      Allah Ta'ala berfirman : وَمَآ اُمِرُوْٓا اِلَّا لِيَعْبُدُوا اللّٰهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ ەۙ حُنَفَاۤءَ وَيُقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَيُؤْتُوا الزَّكٰوةَ وَذٰلِكَ دِيْنُ الْقَيِّمَةِۗ   ۝٥ "Dan mereka tidak diperintahkan kecuali agar beribadah kepada Allah dengan mengikhlaskan²⁴ agama (ketaatan) kepadaNya juga menjadi orang-orang yang lurus,²⁵ dan juga agar mendirikan shalat dan menunaikkan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar)." (Qs. Al-Bayyinah : 5). ___ ²⁴ Saya katakan, Dalam ayat ini terdapat dalil wajibnya niat dalam seluruh ibadah, baik ibadah tersebut memang tujuan utama seperti shalat misalnya, maupun hanya sebagai perantara untuk ibadah lainnya seperti bersuci. Hal itu karena ikhlas tidak mungkin terjadi tanpa niat. Ini adalah madzhab mayoritas ulama, dan inilah yang benar, yang tidak ada keraguan tentangnya. ___ ²⁵ Y...

HSI-SILSILAH 01- HALAQOH 18 - MERAMAL NASIB DENGAN BINTANG

  السّلام عليكم ورحمة الله و بر كاته   ... الحمد لله و الصلاة والسلام على رسول الله و على اله و صحبه اجمعين ꜜꜜꜜ     Bintang adalah makhluk yang menunjukkan kebesaran Allah penciptanya, Allah telah mengabarkan di dalam Al-Qur'an bahwa bintang ini memiliki 3 faedah : Sebagai perhiasan langit, Sebagai pelempar setan, Sebagai petunjuk manusia, seperti ; Mengetahui arah utara atau selatan, Mengetahui arah daerah, Arah kiblat, atau Mengetahui kapan datangnya musim menanam, musim hujan, Dan lain-lain      Allah Subhanahu Wa Ta'ala tidak menciptakan bintang pun perkara yang lain selain 3 perkara yang di atas.     Seorang salaf Qotadah bin Di'amah As-Sadusi Rahimahullah seorang ulama yang meninggal kurang lebih pada tahun 110 Hijriah, beliau menjelaskan bahwa ;  " Barangsiapa yang meyakini bintang memiliki faedah yang laen selain 3 hal di atas, maka dia telah bersalah dan berbicara tanpa ilmu ". Ucapan ini dikeluarkan oleh Al-Imam Al-Bukhari...