Langsung ke konten utama

#II.2 BERHENTI MENJADI "PEOPLE PLEASER !" - Pikiran Anda adalah Sebuah Kandang

Memutuskan tidak ambil pusing lagi atas suatu hal sangatlah membebaskan. Tidak ambil pusing--dan melakukannya tanpa melukai perasaan orang lain atau tanpa menjadi orang yang menyebalkan--itu lebih baik lagi.

Namun mula-mula, Anda harus menengok ke dalam diri. Mengenali diri sendiri.

Langkah 1 dimulai dengan melakukan invetarisasi terhadap ruang mental Anda supaya Anda dapat memilah-milah semua hal yang membebani Anda menjadi yang membuat kesal dan membuat senang. Kemudian Anda dapat memutuskan mana yang akan diberi perhatian dan mana yang tidak perlu diambil pusing lagi.

Sebagaimana saya katakan, menggelar perkara-perkara yang membebani Anda di lantai tidaklah mudah secara harfiah... tapi Anda dapat melakukannya.

Nanti, bila Anda audah siap, saya akan menemani Anda duduk di lantai (lebih baik kalau di lantai keras--kondisi tidak nyaman akan memotivasi Anda untuk segera menyelesaikannya) dan membayangkan pikiran Anda sebagai sebuah ruangan penuh barang berserakan. Sesungguhnya, ada baiknya menyebut ruangan itu sebuah kandang besar yang penuh dengan kotoran. Kandang itu berisi semua hal yang akan harus dipilah; mana yang akan dipertahankan, mana yang akam disingkirkan.

Kandang itu sebuah tempat besar yang sangat kotor dan berantakan.
(Pernah menonton film seri Hoarders ? Rasanya seperti menderita alergi).

Berikutnya, Anda akan berkeliling dalam kandang pikiran Anda, mencari mana barang yang baik (yang ingin Anda beri perhatian) dan semua sampah tak berguna (yang tidak ingin Anda pusingkan lagi). Anda mungkin bahkan menemukan beberapa hal yang Anda lupakan padahal berhak mendapatkan tempat terhormat dalam kandang atau pikiran Anda setelah ruangan itu menjadi lega. Anda akan mengidentifikasi setiap hal yang menjadi beban bagi Anda; Anda akan mengakui keberadaannya dan mengukurnya dan menimbang baik buruknya, apakah Anda sungguh ingin dan perlu memberikan perhatian Anda.

Ketika Anda berhadapan dengan semua hal yang diharapkan dapat Anda beri perhatian sekaligus, perut Anda mungkin terasa melilit, usus Anda mungkin berontak, dan kepala serta jantung Anda mungkin mulai berdetak kencang. INILAH MASALAH KESELURUHAN ANDA.

Perlu diperhatikan, masalah kita adalah Fuck Overload.

Kebanyakan kita hanya sesekali menjulurkan kepala ke kandang dan tidak pernah sampai melewati gunungan sampah yang bertumpuk tak jauh di belakang pintu, apalagi melakukan sesuatu atas tumpukan-tumpukan di belakangnya. Anda harus masuk sampai ke dalam dan menyadarinya sebelum punya harapan untuk membenahinya.

Betul, Anda harus mengalami Fuck Overload agar dapat menyadari sepenuhnya waktu, energi, dan/ atau uang yang Anda kerahkan untuk mengurusi semua itu--dan sangat bersemangat untuk memangkas semuanya sekaligus.

Setelah melakukan inventarisasi mental terhadap kandang itu (seperti saya katakan, ini terjadi agak belakangan di Bagian II), Anda akan membuat daftar berisi srmua urusan yang Anda temukan bertumpuk di kedalaman.

Kerjakan ini satu kali tapi dengan cermat maka Anda akan mempunyai metode untuk membebaskan diri seumur hidup, bahkan ketika urusan-urusan yang membebani Anda berubah sejalan dengan waktu. Dengan dimulainya musim liburan, misalnya. Anda tidak akan membiarkan sampah pikiran itu bertumpuk lagi, karena Anda akan mempunyai alat-alat dan perspektif untuk sejak awal tidak menyimpan lagi urusan-urusan yang tidak perlu diambil pusing dalam pikiran atau gudang Anda !

Sekali lqgi, Anda harus mendaftar setiap beban atau urusan yang Anda temukan, tak peduli apakah Anda ingin peduli atau mengabaikannya. Saat ini, beban atau urusan yang harus diberi perhatian mungkin tertindih di bawah dan di belakang hal-hal yang tidak Anda inginkan--seperti memberikan perhatian pada hal yang terkait dengan kebahagiaan umum adik Anda tapi tidak ambil pusing dengan pacar barunya yang konon memakai anting pada bagian tubuh yang tidak lazim.

Yang jelas, di sini kotor dan berantakan sekali. Saat ini, Anda hnya harus mencermati medan.

Seperti pernah dikatakan oleh Einstein, "Kalay punya satu jam untuk memecahkan sebuah soal, saya akan mengerahkan 55 menit untuk memikirkan soal itu dan lima menit untuk memikirkan solusinya". Orang yang cerdas, tak heran ia memenangkan penghargaan Nobel.

Luangkan waktu untuk mengeksplorasi kandang pikiran Anda, gali semua barang kotor di dalamnya, catat satu per satu dalm daftar. Saya berjanji langkah ini akan menyingkap solusi-solusi untuk mengurusi atau mengabaikan beban-beban Anda dan menjalani hidup terbaik.

Percayalah pada saya dalam hal ini. Atau setidaknya, percayalah pada Einstein.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RIYADHUSH SHALIHIN - BAB IKHLAS DAN MENGHADIRKAN NIAT DALAM SEGALA PERBUATAN, PERKATAAN, DAN KEADAAN, BAIK YANG NAMPAK MAUPUN YANG TERSEMBUNYI

Referensi penjelasan detail : Ust.Khalid Basalamah        Ust. Syafiq Riza Basalamah ~~~~~~~~      Allah Ta'ala berfirman : وَمَآ اُمِرُوْٓا اِلَّا لِيَعْبُدُوا اللّٰهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ ەۙ حُنَفَاۤءَ وَيُقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَيُؤْتُوا الزَّكٰوةَ وَذٰلِكَ دِيْنُ الْقَيِّمَةِۗ   ۝٥ "Dan mereka tidak diperintahkan kecuali agar beribadah kepada Allah dengan mengikhlaskan²⁴ agama (ketaatan) kepadaNya juga menjadi orang-orang yang lurus,²⁵ dan juga agar mendirikan shalat dan menunaikkan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar)." (Qs. Al-Bayyinah : 5). ___ ²⁴ Saya katakan, Dalam ayat ini terdapat dalil wajibnya niat dalam seluruh ibadah, baik ibadah tersebut memang tujuan utama seperti shalat misalnya, maupun hanya sebagai perantara untuk ibadah lainnya seperti bersuci. Hal itu karena ikhlas tidak mungkin terjadi tanpa niat. Ini adalah madzhab mayoritas ulama, dan inilah yang benar, yang tidak ada keraguan tentangnya. ___ ²⁵ Y...

HSI-SILSILAH 05 - HALAQOH 14 - Tanda-Tanda Besar Dekatnya Hari Kiamat

 السّلام عليكم ورحمة الله و بر كاته  ... الحمد لله و الصلاة والسلام على رسول الله و على اله و صحبه اجمعين ꜜꜜꜜ Tanda-tanda besar dekatnya hari kiamat adalah 10 tanda menjelang datangnya hari kiamat. Yang apabila sudah muncul 10 tanda tersebut, maka akan terjadilah hari kiamat. Tanda-tanda besar tersebut apabila muncul satu, maka akan segera diikuti oleh yang lain. Suatu saat Nabi Muhammad shallallāhu ‘alayhi wa sallam melihat para Shahābat sedang saling berbicara.      Maka Beliau bertanya, “Apa yang sedang kalian bicarakan?”      Merekapun menjawab, “Kami sedang mengingat hari kiamat.”      Maka, Beliau Shallallāhu ‘Alayhi wa Sallam bersabda : إِنَّهَا لَنْ تَقُومَ حَتَّى تَرَوْنَ قَبْلَهَا عَشْرَ آيَاتٍ “Sesungguhnya tidak akan bangkit hari kiamat tersebut sampai kalian melihat sebelumnya 10 tanda-tanda.” Kemudian Beliau Shallallāhu ‘Alayhi wa Sallam menyebutkan 10 tanda tersebut. Asap Dajjal Daabbah (seekor hewan melata) Terbitnya...

#I.1 BERHENTI MENJADI "PEOPLE PLEASER !" - Tentang Kapan Harus Peduli dan Kapan Harus Tidak Ambil Pusing

Ajukan pertanyaan berikut kepada diri sendiri : Apakah saya stres, memiliki jadwal yang terlalu padat, dan/ atau merasa kewalahan ? Jika jawabannya "ya" untuk yang mana pun, berhentilah sejenak dan tanyakan : Mengapa ? Saya berani menebak jawaban yaitu : karena Anda terlalu banyak ambil pusing. Atau, lebih spesifik, karena Anda berpikir Anda wajib memusingkan semuanya. Saya siap membantu. Di sepanjang Artikel ini dan lanjutannya, Anda akan melihat istilah ambil pusing digunakan dalam dua cara : * Ada makna tidak formal dari sikap peduli terhadap sesuatu, yang dipertimbangkan untuk Langkah 1 (memutuskan apa yang tidak usah Anda pusingkan). * Ada makna harfiah dari sikap sungguh peduli kepada seseorang atau sesuatu, dalam bentuk waktu, energi, dan/ atau uang. Ini dipertimbangkan untuk Langkah 2 (tidak ambil pusing tentang semua itu). Dalam kedua makna tadi, cara satu-satunya untuk mengubah hidup Anda menjadi lebih baik adalah dengan berhenti ambil pusing atas banyak di antarany...