Langsung ke konten utama

HSI-SILSILAH 03- HALAQOH 02- RASULULLAH SHOLALLAHU 'ALAYHI WA SALLAM MEMBAWA PERINTAH DARI ALLAH

 السّلام عليكم ورحمة الله و بر كاته  ...

الحمد لله و الصلاة والسلام على رسول الله و على اله و صحبه اجمعين

ꜜꜜꜜ

    Rasulullah Sholallahu 'Alayhi Wa Sallam sebagai seorang utusan membawa perintah-perintah dari Allah. Beliau sampaikan perintah-perintah tersebut kepada kita supaya kita jalankan sesuai dengan kemampuan kita.

    Beliau Sholallahu 'alayhi Wa Sallam bersabda :

وَمَا أَمْرَتُكُمْ بِهِ فَأَتُوْا مِنْهُ مَااسْتَطَعْتُمْ

"Dan apa saja yang aku perintahkan kepada kalian, maka hendaklah kalian kerjakan sesuai dengan kemampuan kalian". (HR. Imam Muslim)

    Dan perintah Allah Subhanahu Wa Ta'ala ada 2 macam :

  1. Wajib, dan juga
  2. Sunnah, yaitu dianjurkan.
    Amalan yang wajib, apabila kita tinggalkan. Maka berdosa. Seperti ;
  • Sholat 5 waktu,
  • Berpuasa Ramadhan,
  • Haji, bagi yang wajib,
  • Memakai Hijab, bagi wanita,
  • Dan lain-lain.
    Maka inilah amalan-amalan yang wajib.

    Adapun amalan yang sunnah, maka apabila tidak di kerjakan, seseorang tidak berdosa, seperti ;
  • Sholat Rawatib,
  • Sholat Dhuha,
  • Puasa Senin dan Kamis,
  • Puasa Nabi Dawud,
  • Dan juga amalan-amalan sunnah yang lain.
    Kita kerjakan perintah-perintah tersebut, sesuai dengan kemampuan kita, bila kita tidak mampu sholat wajib dengan berdiri, maka kita duduk.

    Apabila seseorang tidak mampu melaksanakan sholat berjamaah di masjid karena sakit, maka silahkan dia melaksanakan sholat tersebut di rumahnya.

    Apabila seseorang tidak mampu berpuasa Ramadhan karena sakit atau bepergian, maka bisa dia ganti pada hari-hari yang lain.

    Orang yang tidak mampu sholat malam 11 rakaat, maka dia bisa shalat malam lebih sedikit dari itu.

    Demikian pula orang yang tidak mampu berpuasa Nabi Dawud 'Alayhi wa Sallam, maka dia bisa berpuasa dengan puasa yang lebih ringan dari itu.

    Dan Allah Subhanahu Wa Ta'ala tidaklah memerintah kita dengan sebuah perintah, kecuali di dalam perintah tersebut ada hikmah dan juga kebaikan bagi kita semua.

Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya


** Materi audio ini disampaikan di dalam grup WA Halaqah Silsilah Ilmiyyah (HSI) Abdullah Roy.


و السّلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RIYADHUSH SHALIHIN - BAB IKHLAS DAN MENGHADIRKAN NIAT DALAM SEGALA PERBUATAN, PERKATAAN, DAN KEADAAN, BAIK YANG NAMPAK MAUPUN YANG TERSEMBUNYI

Referensi penjelasan detail : Ust.Khalid Basalamah        Ust. Syafiq Riza Basalamah ~~~~~~~~      Allah Ta'ala berfirman : وَمَآ اُمِرُوْٓا اِلَّا لِيَعْبُدُوا اللّٰهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ ەۙ حُنَفَاۤءَ وَيُقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَيُؤْتُوا الزَّكٰوةَ وَذٰلِكَ دِيْنُ الْقَيِّمَةِۗ   ۝٥ "Dan mereka tidak diperintahkan kecuali agar beribadah kepada Allah dengan mengikhlaskan²⁴ agama (ketaatan) kepadaNya juga menjadi orang-orang yang lurus,²⁵ dan juga agar mendirikan shalat dan menunaikkan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar)." (Qs. Al-Bayyinah : 5). ___ ²⁴ Saya katakan, Dalam ayat ini terdapat dalil wajibnya niat dalam seluruh ibadah, baik ibadah tersebut memang tujuan utama seperti shalat misalnya, maupun hanya sebagai perantara untuk ibadah lainnya seperti bersuci. Hal itu karena ikhlas tidak mungkin terjadi tanpa niat. Ini adalah madzhab mayoritas ulama, dan inilah yang benar, yang tidak ada keraguan tentangnya. ___ ²⁵ Y...

HSI-SILSILAH 05 - HALAQOH 14 - Tanda-Tanda Besar Dekatnya Hari Kiamat

 السّلام عليكم ورحمة الله و بر كاته  ... الحمد لله و الصلاة والسلام على رسول الله و على اله و صحبه اجمعين ꜜꜜꜜ Tanda-tanda besar dekatnya hari kiamat adalah 10 tanda menjelang datangnya hari kiamat. Yang apabila sudah muncul 10 tanda tersebut, maka akan terjadilah hari kiamat. Tanda-tanda besar tersebut apabila muncul satu, maka akan segera diikuti oleh yang lain. Suatu saat Nabi Muhammad shallallāhu ‘alayhi wa sallam melihat para Shahābat sedang saling berbicara.      Maka Beliau bertanya, “Apa yang sedang kalian bicarakan?”      Merekapun menjawab, “Kami sedang mengingat hari kiamat.”      Maka, Beliau Shallallāhu ‘Alayhi wa Sallam bersabda : إِنَّهَا لَنْ تَقُومَ حَتَّى تَرَوْنَ قَبْلَهَا عَشْرَ آيَاتٍ “Sesungguhnya tidak akan bangkit hari kiamat tersebut sampai kalian melihat sebelumnya 10 tanda-tanda.” Kemudian Beliau Shallallāhu ‘Alayhi wa Sallam menyebutkan 10 tanda tersebut. Asap Dajjal Daabbah (seekor hewan melata) Terbitnya...

#I.1 BERHENTI MENJADI "PEOPLE PLEASER !" - Tentang Kapan Harus Peduli dan Kapan Harus Tidak Ambil Pusing

Ajukan pertanyaan berikut kepada diri sendiri : Apakah saya stres, memiliki jadwal yang terlalu padat, dan/ atau merasa kewalahan ? Jika jawabannya "ya" untuk yang mana pun, berhentilah sejenak dan tanyakan : Mengapa ? Saya berani menebak jawaban yaitu : karena Anda terlalu banyak ambil pusing. Atau, lebih spesifik, karena Anda berpikir Anda wajib memusingkan semuanya. Saya siap membantu. Di sepanjang Artikel ini dan lanjutannya, Anda akan melihat istilah ambil pusing digunakan dalam dua cara : * Ada makna tidak formal dari sikap peduli terhadap sesuatu, yang dipertimbangkan untuk Langkah 1 (memutuskan apa yang tidak usah Anda pusingkan). * Ada makna harfiah dari sikap sungguh peduli kepada seseorang atau sesuatu, dalam bentuk waktu, energi, dan/ atau uang. Ini dipertimbangkan untuk Langkah 2 (tidak ambil pusing tentang semua itu). Dalam kedua makna tadi, cara satu-satunya untuk mengubah hidup Anda menjadi lebih baik adalah dengan berhenti ambil pusing atas banyak di antarany...