Langsung ke konten utama

HSI-SILSILAH 01- HALAQOH 20 - RIYA'

 السّلام عليكم ورحمة الله و بر كاته  ...

الحمد لله و الصلاة والسلام على رسول الله و على اله و صحبه اجمعين

ꜜꜜꜜ

    Riya' adalah seseorang mengamalkan sebuah ibadah bukan karna ingin pahala dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala akan tetapi ingin dilihat oleh manusia dan di puji.

    Riya' hukumnya 'haram' dan termasuk syirik kecil yang samar, yang tidak mengeluarkan seseorang dari Islam. Riya' adalah diantara sebab tidak diterimanya amal ibadah seseorang. Bagaimanapun besar amalan tersebut.

    Rasulullah Sholallahu 'alayhi Wa Sallam bersabda :

قال الله تبارك و تعالى أنا اغنى الشّركاء عن الشرك من عمل عملا اشرك فيه معي غيري تبركته و شركه

"Allah berfirman, 'Aku adalah Dzat yang paling tidak butuh dengan syirik, Barangsiapa yang mengamalkan sebuah amalan dia menyekutukan Aku bersama yang lain di dalam amalan tersebut, maka Aku akan meninggalkan dan juga kesyirikannya' ". (HR. Muslim)

    Sebagian ulama berpendapat bahwa syirik yang kecil tidak ada harapan untuk diampuni oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Artinya dia harus di adzab supaya bersih dari dosa Riya' tersebut.

    Berbeda dengan dosa besar yang ada di bawah kehendak Allah, yang kalau Allah menghendaki, maka di ampuni langsung dan kalau Allah menghendaki maka akan di adzab terlebih dahulu.

    Mereka berdalil dengan keumuman ayat :

انّ الله لا يغفر ان يّشرك به ويغفر مادون ذلك لمن يّشاء

"Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa syirik dan mengampuni dosa yang lain bagi siapa yang di kehendaki". (Qs. An-Nisa : 48)

    Tahukah kita, siapa yang pertama kali nanti akan dinyalakan api neraka dengan mereka ?, mereka bukanlah preman-preman di jalan atau pembunuh yang kejam, tetapi mereka justru orang-orang yang beramal sholeh.

    Mereka adalah orang yang mengajarkan Al-Qur'an supaya dikatakan sebagai seorang Qori', yaitu seorang yang suka membaca Al-Qur'an atau seorang yang mahir membaca Al-Qur'an dan juga orang yang berinfaq supaya dikatakan dermawan dan berjihad supaya dikatakan pemberani. Mereka beramal bukan karena Allah.

    Sebagaimana hal ini dikabarkan oleh Nabi Sholallahu 'alayhi Wa Sallam, di dalam hadits yang shohih yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi.

    Oleh karena itu, saudara sekalian. Ikhlaslah di dalam beramal dan ikhlas adalah barang yang sangat berharga. Para salaf kita pun merasa atau merasakan beratnya memperbaiki hati mereka.

    Hanya kepada Allah kita meminta keikhlasan di dalam beramal, menjauhkan kita dari riya' sum'ah dan uzub dan berbagai penyakit hati, dan marilah kita biasakan untuk menyembunyikan amal kita kecuali kalau memang ada maslahat yang lebih kuat.

Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya


** Materi audio ini disampaikan di dalam grup WA Halaqah Silsilah Ilmiyyah (HSI) Abdullah Roy.


و السّلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RIYADHUSH SHALIHIN - BAB IKHLAS DAN MENGHADIRKAN NIAT DALAM SEGALA PERBUATAN, PERKATAAN, DAN KEADAAN, BAIK YANG NAMPAK MAUPUN YANG TERSEMBUNYI

Referensi penjelasan detail : Ust.Khalid Basalamah        Ust. Syafiq Riza Basalamah ~~~~~~~~      Allah Ta'ala berfirman : وَمَآ اُمِرُوْٓا اِلَّا لِيَعْبُدُوا اللّٰهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ ەۙ حُنَفَاۤءَ وَيُقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَيُؤْتُوا الزَّكٰوةَ وَذٰلِكَ دِيْنُ الْقَيِّمَةِۗ   ۝٥ "Dan mereka tidak diperintahkan kecuali agar beribadah kepada Allah dengan mengikhlaskan²⁴ agama (ketaatan) kepadaNya juga menjadi orang-orang yang lurus,²⁵ dan juga agar mendirikan shalat dan menunaikkan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar)." (Qs. Al-Bayyinah : 5). ___ ²⁴ Saya katakan, Dalam ayat ini terdapat dalil wajibnya niat dalam seluruh ibadah, baik ibadah tersebut memang tujuan utama seperti shalat misalnya, maupun hanya sebagai perantara untuk ibadah lainnya seperti bersuci. Hal itu karena ikhlas tidak mungkin terjadi tanpa niat. Ini adalah madzhab mayoritas ulama, dan inilah yang benar, yang tidak ada keraguan tentangnya. ___ ²⁵ Y...

HSI-SILSILAH 05 - HALAQOH 14 - Tanda-Tanda Besar Dekatnya Hari Kiamat

 السّلام عليكم ورحمة الله و بر كاته  ... الحمد لله و الصلاة والسلام على رسول الله و على اله و صحبه اجمعين ꜜꜜꜜ Tanda-tanda besar dekatnya hari kiamat adalah 10 tanda menjelang datangnya hari kiamat. Yang apabila sudah muncul 10 tanda tersebut, maka akan terjadilah hari kiamat. Tanda-tanda besar tersebut apabila muncul satu, maka akan segera diikuti oleh yang lain. Suatu saat Nabi Muhammad shallallāhu ‘alayhi wa sallam melihat para Shahābat sedang saling berbicara.      Maka Beliau bertanya, “Apa yang sedang kalian bicarakan?”      Merekapun menjawab, “Kami sedang mengingat hari kiamat.”      Maka, Beliau Shallallāhu ‘Alayhi wa Sallam bersabda : إِنَّهَا لَنْ تَقُومَ حَتَّى تَرَوْنَ قَبْلَهَا عَشْرَ آيَاتٍ “Sesungguhnya tidak akan bangkit hari kiamat tersebut sampai kalian melihat sebelumnya 10 tanda-tanda.” Kemudian Beliau Shallallāhu ‘Alayhi wa Sallam menyebutkan 10 tanda tersebut. Asap Dajjal Daabbah (seekor hewan melata) Terbitnya...

HSI-SILSILAH 05 - HALAQOH 25 - Meninggalnya Orang-Orang Beriman Sebelum Hari Kiamat, Terbenamnya Tanah di Tiga Tempat dan Keluarnya Api dari Yaman

  السّلام عليكم ورحمة الله و بر كاته  ... الحمد لله و الصلاة والسلام على رسول الله و على اله و صحبه اجمعين ꜜꜜꜜ      Sebelum terjadinya hari kiamat, Allah Subhānahu wa Ta’āla akan mengirim angin yang mencabut nyawa semua orang yang beriman, sehingga tidak tersisa di dunia kecuali sejelek-jelek manusia.      Rasulullah shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda : “Kemudian Allah akan mengutus angin yang dingin dari arah Syam maka tidak ada seorang pun di bumi yang di dalam hatinya ada kebaikan atau iman meski sebesar biji sawi kecuali akan dicabut nyawanya oleh angin tersebut. Sampai seandainya salah seorang mereka masuk ke dalam gunung, niscaya angin tersebut akan masuk bersamanya dan mencabut nyawanya. Maka tersisalah sejelek-jelek manusia yang ringan berbuat kerusakan seperti ringannya burung dan mereka ganas dalam berbuat kezhaliman satu dengan yang lain seperti ganasnya hewan buas. Mereka tidak mengenal kebaikan dan tidak mengingkari kemungkaran.” ...