Langsung ke konten utama

11.1 - BE HERO ! LAKUKAN MAPPING || MAPPING DOSA ANGGOTA BADAN & MAPPING ALA NABI

  Artikel ini merupakan REWRITE dari buku Best Seller  "ZERO to HERO (Mendahsyatkan Pribadi Biasa Menjadi Luar Biasa)"

Penulis - Solikhin Abu Izzudin

╼╾

Mapping Dosa Anggota Badan

    Abu Thalib Al Makky berkata, "Aku mengumpulkan perkataan para sahabat dan aku mendapati begitu banyak dosa anggota badan.

    Empat dosa hati : 

  • Syirik,
  • Bertahan dalam kemaksiatan,
  • Putus asa dari Rahmat Allah, dan
  • Merasa aman dari makar Allah
    Empat dosa lidah :
  • Kesaksian dusta,
  • Menuduh muslimah yang baik,
  • Sumpah palsu, dan
  • Sihir.
    Tiga dosa dalam perut :
  • Minum minuman keras,
  • Memakan harta anak yatim, dan
  • Memakan riba.
    Dua dosa kemaluan :
  • Zina, dan
  • Homoseksual.
    Dua dosa tangan :
  • Membunuh, dan
  • Mencuri.
    Satu dosa di kaki : Lari dari medan pertempuaran.
    Satu dosa di seluruh anggota badan : Durhaka kepada orang tua." (Abu Thalib Al Makky, Tarbawi no.70 Th.5)

    Kita orang biasa. Nah, untuk mendahsyatkan potensi diri yang biasa-biasa saja menjadi pribadi yang luar biasa perlu melakukan mapping. Mapping atau peta pikiran adalah teknik pemanfaatan keseluruhan otak dengan menggunakan citra visual dan prasarana grafis lainnya untuk membentu kesan. Peta pikiran akan memberikan kesan lebih mendalam. Karena teknik yang dikembangkan pada tahun 70-an oleh Toni Buzan dan didasarkan pada riset ini akan memudahkan mengingat informasi yang terwakili dalam bentuk gambar, simbol, suara, bentuk-bentuk dan perasaan.

Mapping ala Nabi

    Metode mapping ini pernah dilakukan Nabi saat beliau menjelaskan tentang ajal manusia. Dalam sebuah hadits riwayat Bukhari dari Ibnu Mas'ud ia berkata, Rasulullah membuat gambar segi empat. Di tengah-tengahnya ada garis lurus yang memanjang hingga keluar kotak. Di samping garis tengah ada garis-garis kecil. Lalu Nabi menerangkan,

"Ini manusia, dan garis persegi itu adalah kurungan ajalnya, sedang garis panjang yang keluar batas itu adalah angan-angan cita-cita manusia. Garis-garis kecil itu adalah gangguan-gangguan yang selalu menghinggap manusia. Maka bila ia selamat dari yang pertama, mungkin akan terkena yang kedua, jika terhindar dari yang satu terkena yang lain." (HR. Bukhari)

    Mapping dengan memetakan kondisi diri, positif maupun negatif dengan sejujur-jujurnya akan berguna sebagai pengingat visual, sebagai peta untuk belajar, mengorganisasikan ide-idenya, membangkitkan ide-ide orisinil, memicu ingatan dengan mudah dan berguna untuk merencanakan. Cara ini lebih menenangkan, menyenangkan dan kreatif karena mengaktifkan keseluruhan otak Anda.

    Penulis biasanya dalam menggagas ide-ide baru dan segar menggunakan kertas-kertas kosong untuk dicorat-coret dengan ide. Maka manfaatkan "kertas sisa" yang masih kosong untuk aktifitas kreatif ini.

    Dalam ilmu manajemen modern sebelum merencanakan suatu kerja besar biasanya dilakukan self evaluation atau dikenal dengan SE. Yakni memetakan kondisi secara integral untuk perencanaan kerja besar. Juga dikenal analisis SWOT untuk melihat peta peluang suatu rencana strategis.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

HSI-SILSILAH 05 - HALAQOH 25 - Meninggalnya Orang-Orang Beriman Sebelum Hari Kiamat, Terbenamnya Tanah di Tiga Tempat dan Keluarnya Api dari Yaman

  السّلام عليكم ورحمة الله و بر كاته  ... الحمد لله و الصلاة والسلام على رسول الله و على اله و صحبه اجمعين ꜜꜜꜜ      Sebelum terjadinya hari kiamat, Allah Subhānahu wa Ta’āla akan mengirim angin yang mencabut nyawa semua orang yang beriman, sehingga tidak tersisa di dunia kecuali sejelek-jelek manusia.      Rasulullah shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda : “Kemudian Allah akan mengutus angin yang dingin dari arah Syam maka tidak ada seorang pun di bumi yang di dalam hatinya ada kebaikan atau iman meski sebesar biji sawi kecuali akan dicabut nyawanya oleh angin tersebut. Sampai seandainya salah seorang mereka masuk ke dalam gunung, niscaya angin tersebut akan masuk bersamanya dan mencabut nyawanya. Maka tersisalah sejelek-jelek manusia yang ringan berbuat kerusakan seperti ringannya burung dan mereka ganas dalam berbuat kezhaliman satu dengan yang lain seperti ganasnya hewan buas. Mereka tidak mengenal kebaikan dan tidak mengingkari kemungkaran.” ...

RIYADHUSH SHALIHIN - BAB IKHLAS DAN MENGHADIRKAN NIAT DALAM SEGALA PERBUATAN, PERKATAAN, DAN KEADAAN, BAIK YANG NAMPAK MAUPUN YANG TERSEMBUNYI

Referensi penjelasan detail : Ust.Khalid Basalamah        Ust. Syafiq Riza Basalamah ~~~~~~~~      Allah Ta'ala berfirman : وَمَآ اُمِرُوْٓا اِلَّا لِيَعْبُدُوا اللّٰهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ ەۙ حُنَفَاۤءَ وَيُقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَيُؤْتُوا الزَّكٰوةَ وَذٰلِكَ دِيْنُ الْقَيِّمَةِۗ   ۝٥ "Dan mereka tidak diperintahkan kecuali agar beribadah kepada Allah dengan mengikhlaskan²⁴ agama (ketaatan) kepadaNya juga menjadi orang-orang yang lurus,²⁵ dan juga agar mendirikan shalat dan menunaikkan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar)." (Qs. Al-Bayyinah : 5). ___ ²⁴ Saya katakan, Dalam ayat ini terdapat dalil wajibnya niat dalam seluruh ibadah, baik ibadah tersebut memang tujuan utama seperti shalat misalnya, maupun hanya sebagai perantara untuk ibadah lainnya seperti bersuci. Hal itu karena ikhlas tidak mungkin terjadi tanpa niat. Ini adalah madzhab mayoritas ulama, dan inilah yang benar, yang tidak ada keraguan tentangnya. ___ ²⁵ Y...

HSI-SILSILAH 01- HALAQOH 18 - MERAMAL NASIB DENGAN BINTANG

  السّلام عليكم ورحمة الله و بر كاته   ... الحمد لله و الصلاة والسلام على رسول الله و على اله و صحبه اجمعين ꜜꜜꜜ     Bintang adalah makhluk yang menunjukkan kebesaran Allah penciptanya, Allah telah mengabarkan di dalam Al-Qur'an bahwa bintang ini memiliki 3 faedah : Sebagai perhiasan langit, Sebagai pelempar setan, Sebagai petunjuk manusia, seperti ; Mengetahui arah utara atau selatan, Mengetahui arah daerah, Arah kiblat, atau Mengetahui kapan datangnya musim menanam, musim hujan, Dan lain-lain      Allah Subhanahu Wa Ta'ala tidak menciptakan bintang pun perkara yang lain selain 3 perkara yang di atas.     Seorang salaf Qotadah bin Di'amah As-Sadusi Rahimahullah seorang ulama yang meninggal kurang lebih pada tahun 110 Hijriah, beliau menjelaskan bahwa ;  " Barangsiapa yang meyakini bintang memiliki faedah yang laen selain 3 hal di atas, maka dia telah bersalah dan berbicara tanpa ilmu ". Ucapan ini dikeluarkan oleh Al-Imam Al-Bukhari...